puisi aritmatika

yang sama bertambah

yang berbeda berkurang

awalnya puisi di atas aku dapat dari novel “Rahasia meede”. versi aslinya tidak begitu. aku sudah mengeditnya sehingga menjadi seperti di atas. menurut teman-teman apa arti puisi di atas?

percaya nggak kalau puisi di atas adalah rumus artimatika bilangan bulat? benar, matematika yang rumit dan penuh angka bisa dibuat puisi yang singkat dan indah.

nggak percaya? kita lihat aplikasinya kayak gini:

a. penjumlahan bilangan bulat

aturan penjumlahan bilangan bulat adalah kalau kedua bilangan itu memiliki tanda yang sama, maka hasilnya bilangannya adalah gabungan kedua bilangan lalu tandanya tetap. kalau tandanya berbeda maka hasilnya adalah selisih kedua bilangan. tandanya mengikuti bilangan yang lebih besar. contoh:

4+5 = + (4+5) = +9 = 9

-6 – 9 = -(6+9) = -15

5 – 4 = +(5 -4) = +1 = 1

6 – 9 = -(9 – 6) = -3

operasi pengurangan bilangan bulat sebenarnya adalah penjumlahan dengan bilangan negatif. dalam hal ini yang sering menjadi masalah adalah pengurangan dengan bilangan negatif. pengurangan dengan bilangan negatif artinya sama dengan penjumlahan dengan bilangan positif. itulah yang harus diingat. yang lain sama.

 

4 – 3 = + (4-3) = 1

-6 – 7 = -(6+7) = -13

7 -(  +6 ) = 7 – 6 = 1

8 – (-5) = 8 + 5 = 13

b. perkalian dengan bilangan bulat

dalam perkalian bilangan bulat, puisi di atas juga berlaku, tapi yang berlaku bukan gabungan atau selisih melainkan tandanya. kalau kedua bilangan yang dikalikan tandanya sama hasilnya positif. nama lainnya “tambah”. menghasilkan “tambah” disebut juga “bertambah”. sedangkan kalau tanda kedua bilangan berbeda, hasilnya tanda minus atau “berkurang/ menghasilkan tanda kurang”. rumus tanda itu sebagai berikut:

+ x + = +

– x – = +

+ x – = –

– x + = –

rumus di atas juga berlaku untuk pembagian

– : – = +

+ : + = +

– : + = –

+ : – = –

nah, dengan penjabaran di atas terlihat kan kalo puisi di atas manjur?

dengan begini terlihat jelas ternyata sebuah puisi dua baris ternyata bisa merangkum seluruh operasi bilangan bulat. dengan tulisan ini matematika tidak lagi terlihat kaku, horor dan serem. matematika ternyata bisa menjadi indah.

coba, bisa nggak teman-teman menambahkan? barangkali ada ide lain?