melanjutkan ngeblog

aku harus menlanjutkan ngeblog walau hatiku hancur, blogku hancur, jatuh dan gagal berkali-kali. walau sakit aku harus terus ngeblog. aku harus melanjutkan langkah karena teman-teman mendukungku. selain itu ini karena kewajibanku di dunia maya.

aku ingin ngeblog karena aku ingin menuliskan isi hatiku. blog bagiku adalah tempat diary, pemikiran, perasaan dan karya-karyaku. di blog aku bisa mengeluarkan isi hatiku dengan tenang. kalau isi hatiku sudah keluar aku bisa tenang. kalau ilmuku sudah kutuliskan aku bisa membacanya lagi ketika lupa. ikatlah ilmu dengan cara menuliskannya. hanya lewat ngeblog hatiku bisa tenang.

ada alasan lebih mendasar kenapa aku ingin ngeblog. bahkan ngeblog bagiku adalah keharusan. ngeblog adalah kewajiban dan kebutuhan yang harus terpenuhi. alasannya karena eksistensi. dengan ngeblog berarti aku eksis.  aku ngeblog maka aku ada, seperti kata Descartes.  blog akan menjadi jejak, makna dan peninggalanku setelah aku mati nanti. blog akan menjadi warisan yang kuberikan kepada penerusku nanti. bahkan aku berencana kalau punya anak perempuan dan dia suka menulis, akan aku beri nama Wika Nurviana lalu kuberi hadiah ulang tahun blog pada usianya yang ke-empat belas. teman-teman mungkin sudah tahu ceritanya. ya itu harapanku.

kembali ke soal eksistensi. kalau ditanya apa saja yang kulakukan selama hidupku, akan kujawab aku ngeblog. karya apa yang telah kubuat selama hidupku? itu posting-posting blogku. apa yang telah kuberikan/ kusumbangkan pada dunia seumur hidupku? posting pemikiran dan perasaanku.

dari hati blog adalah satu-satunya tempat di mana aku bisa curhat dengan leluasa. di dunia di mana tak ada sahabat, teman, keluarga atau cinta  blog adalah satu-satunya diary yang bisa hadir di mana saja. diary adalah kisah lama sedangkan blog adalah kisah baru. blog adalah diary yang bisa dibaca dan diisi di mana saja. bagiku blog sahabat terbaik karena ia mau mendengarkan segala yang kukatakan. blog telah menjadi sahabat terbaikku. lebih hebat lagi blog bisa menjadi tukang pos yang mengantarkan surat-suratku kepada teman-teman di dunia maya di belahan dunia lain sana.

tak hanya perasaan, blog bisa menjadi ajang menyimpan dan berbagi ide. dari dulu aku menyimpan banyak ide dan aku ingin bagikan. misalnya cerpen, artikel agama, tips dan trik matematika, diskusi fisika, bahasa, ekonomi dan lain-lain. dengan berbagi siapa tahu kita bisa berdiskusi.  penyebaran ide ternyata sangat besar potensinya lo. dia bisa menjadi ajang dakwah, promosi, kampanye, propaganda  dan lain-lain. dia juga menjadi ajang berita. misalnya dari berita tertentu menyebar ke banyak orang sehingga trending topic berubah.

terakhir dan lebih khusus, blog sebagai tanda eksistensiku di dunia maya. aku hampir setiap hari online. ngapain aja itu? masak cuma liat FB, twitter dan 1cak? apa nggak ada yang ditinggalin? ngasih apa kek gitu? ngasih jejak peninggalan atau karya yang bermanfaat di internet. aku mikirin itu makanya aku bikin blog. blog itu istimewa. dia lebih kuat, berisi, penting dan bermanfaat daripada twitter dan facebook. isi blog lebih banyak daripada dua terakhir itu. orang-orang sukses dan besar pakai blog, walau juga pakai twitter dan facebook. maksudku pertama yang terpenting blog baru facebook dan twitter.

nah, itu dia alasanku kenapa aku ngeblog. aku sudah punya alasan sekarang aku harus lanjut. langkah berikutnya apa ya?