uqdatul kubra

uqdatul kubra adalah simpul pertanyaan besar dan mendasar dalam kehidupan manusia. uqdatul kubra berisi pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:

  1. dari mana manusia berasal? dari mana alam semesta dan kehidupan bermula?
  2. untuk apa manusia hidup? apa tujuan manusia diciptakan? begitu pula, untuk apa alam semesta dan kehidupan ada?
  3. ke mana manusia setelah mati? adakah kehidupan setelah mati? apakah alam semesta dan kehidupan akan berakhir? kalau iya bagaimana?

 

pertanyaan-pertanyaan di atas sama dengan pertanyaan filsafat dan pandangan hidup manusia. selama berabad-abad para manusia seperti filosof, ilmuwan dan pencari agama mencari jawaban pertanyaan-pertanyaan itu. pertanyaan-pertanyaan uqdatul kubra itu ditanyakan oleh setiap manusia dalam hidupnya.

setiap manusia selalu berusaha mencari jawaban uqdatul kubra sebab uqdatul kubra menyangkut pandangan hidupnya dan tujuan hidupnya. orang juga akan mengatur hidupnya dengan standar yang diturunkan dari jawaban uqdatul kubra itu. dia orang yang menjawab pertanyaan uqdatul kubra dengan atheisme dan materialisme akan menjadikan materi tujuan hidupnya. dia mengingkari keberadaan Tuhan. dia mengingkari kiamat, akhirat, hal-hal gaib dan agama. dia akan hidup semaunya untuk mencari kepuasan materi. dia akan mengatur caranya bekerja, bergaul, berkeluarga dengan itu. dia mendidik anaknya dengan jawaban itu sampai memerintah negara dengan cara itu. dia pun menyebarkannya ke orang-orang di sekitarnya. orang-orang sekuler kapitalis menggunakan cara yang sama tapi pemikiran yang berbeda sehingga cara hidupnya beda, tapi yang sama mereka menggunakan cara hidup mengikuti jawaban mereka masing-masing terhadap pertanyaan uqdatul kubra tersebut.

orang yang tidak memiliki jawaban uqdatul kubra hidupnya akan kehilangan tujuan. dia akan kehilangan jati diri dan semangat. dia seperti orang gila atau orang bingung. dia jadi tidak akan menemukan ketenangan dan keyakinan dalam hidupnya. oleh karena itu setiap orang atas akal dan hatinya sendiri berusaha mencari jawaban bagi pertanyaan uqdatul kubra etrsebut. ini dalah pencarian seumur hidup. selama manusia belum menemukannya dia tidak akan merasa puas, tenang, tenteram dan bahagia dalam hidupnya. oleh karena itu mereka terus mencarinya.

ketika kecil manusia sebenarnya sudah mendapatkan jawaban uqdatul kubra dari orang tuanya dan masyarakatnya. dia pun mendapat pendidikan jawaban itu di sekolah. buktinya dia memiliki agama dan budaya yang dilandasi oleh pandangan hidup tertentu. tapi sebagian orang tidak merasa yakin dengan hal itu. mayoritas orang menerima jawaban dari orang tua dan masyarakat. mereka menerima dan tenang dengannya. mereka yakin bahkan membelanya. hanya sebagian kecil yang berpikir dan bertanya-tanya. kalau mereka menerimanya mereka akan tenang dan puas dengan jawaban itu. tapi bagi yang tidak puas atau tidak menerima karena ada yang janggal dan salah, mereka akan menolak. mereka lalu mencari jawaban yang lain hingga ketemu.

sebagian kecil ini berpikir dan bertanya. dalam kebudayaan manapun sejarah bangsa apapun mencul hal ini. misalnya kisah Buddha yang berpikir tentang masyarakatnya, kisah nabi Isa, kisah nabi Muhammad SAW, kisah columbus, Galileo. mereka semua orang yang berpikir lalu menemukan hal yang salah. mereka mencari jawabannya. bagi para nabi jawaban dari Tuhan muncul kepada mereka, tapi bagi bukan nabi jawaban itu dari akal mereka sendiri. hal yang sama lagi mereka lalu mengubah sejarah. mereka melawan budaya setelah menemukan pengetahuan yang berbeda. kisah yang sama dapat ditemukan pada para pencari Tuhan, mualaf dan sebagainya. mereka ini orang-orang yang mencari jawaban uqdatul kubra tapi tidak menemukan kepuasan jawaban di alam. mereka pun menemukan kerusakan masyarakat, penindasan, kejahatan dan sebagainya.

keadaan orang-orang yang mencari ini terbagi pada 3 jawaban:

  1. untuk para nabi mereka mendapat wahyu dan jawaban dari Tuhan.
  2. untuk para pemikir mereka membuat aliran sendiri. mereka membuat filsafat sendiri termasuk agama sendiri. mereka pun membuat ideologi sendiri dengan akal mereka.
  3. sebagian orang menyerah dan pasrah. mereka lalu menjadi atheis, agnostis, relativis,  pluralis dan sebagainya.

uqdatul kubra ini sangat penting bagi manusia sebab menyangkut tujuan dan jalan hidup manusia. setiap manusia wajib menemukan jawabannya berdasarkan akalnya sendiri, bukan sekedar ikut-ikutan sebab ia menjalani hidupnya sendiri. dia akan merasakan penderitaan sendiri kalau salah mengambil pilihan, apalagi gara-gara ikut-ikut orang lain. jadi sudah seharusnya dia berusaha sendiri.

pertanyaan-pertanyaan uqdatul kubra adalah inti kehidupan manusia. dia juga dasar pandangan hidup , pola pikir dan pola sikap manusia. manusia akan menentukan standar perbuatan/ aktivitas hidupnya dari pola pikir yang dibangun dari jawaban uqdatul kubra tersebut. dia juga akan memenuhi kebutuhan hidup dan keinginanya dengan jalan yang ditentukan dari jawaban uqdatul kubra tersebut. uqdatul kubra adalah asas. darinya dibangun pemikiran cabang dan solusi problem manusia seperti ekonomi, pergaulan, keluarga, pendidikan, budaya bahkan politiknya dan sikapnya terhadap kehidupan. manusia akan menyesuaikan cara hidupnya, dari cara makan, cara berpakaian, cara bekerja, cara bergaul, cara berkeluarga, mengurus anak semuanya dibangun dari pola pikir dan landasan jawaban uqdatul kubra tersebut.

setelah manusia menemukan jawaban uqdatul kubra bagi dirinya dia akan merasa tenang, tak peduli jawaban itu benar atau salah. yang penting dia menerimanya, puas dan yakin dengannya. kalau dia meyakininya maka dia akan menerapkannya dalam hidupnya bahkan akan menyebarkannya kepada orang-orang di sekitarnya. bukti hal ini adalah ideologi komunisme dan kapitalisme tumbuh dan bangkit menjadi kuat walau landasan kedua ideologi itu salah dan membawa kerusakan, tapi masyarakat barat terus mempertahankannya karena mereka merasakan manfaatnya bagi diri mereka walau membawa kehancuran dan penjajahan bagi bangsa-bangsa lain. kedua ideologi itu mampu membuat masyarakat dan negaranya bangkit hingga menjadi adidaya dunia seperti uni soviet dan amerika. uni soviet walau sudah runtuh jadi rusia, dia masih kuat. kalau ideologi yang salah saja bisa membuat negara bangkit apalagi ideologi yang benar.

oleh karena itu uqdatul kubra wajib dicari jawabannya. manusia harus menemukan jawabannya dengan segala macam cara sebab uqdatul kubra menyangkut inti dan hakikat keberadaan setiap manusia. kalau manusia sudah menemukan jawabannya dia akan menemukan hakikat dirinya, jati dirinya, pandangan hidup dan tujuannya. dia pun akan mampu menemukan panduan dan jalan itu. selanjutnya dia akan mampu menyusun dan mulai membuat rencana dan bertindak. dari situlah kebangkitan manusia dimulai.