peran aqidah dalam membangun pandangan hidup

uqdatul kubra adalah simpul permasalahan besar yang mencakup pertanyaan-pertanyaan endasar dalam kehidupan manusia. uqdatul berisi pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:

  1. dari mana manusia, alam semesta dan kehidupan berasal?
  2. untuk apa manusia, alam semesta dan kehidupan ada?
  3. ke mana manusia, alam semesta dan kehidupan setelah berakhir?

pertanyaan-pertanyaan di atas adalah pertanyaan paling mendasar dan tak bisa diteruskan lagi. pertanyaan-pertanyaan di atas, sebaliknya bisa dikembangkan menjadi pertanyaan selanjutnya sebab dari pertanyaan-pertanyaan di atas dibangun pemikiran tentang segala hal di dunia ini.

pertanyaan-pertanyaan uqdatul kubra adalah pertanyaan hakiki yang sebenarnya ditanyakan oleh filsafat dan ilmu pengetahuan sepanjang sejarah selama ribuan tahun. sampai saat ini para filosof dan ilmuwan terus berusaha menggali jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. mereka meneliti alam semesta, menelusuri asal mula alam semesta, mencari jejak-jejak kebudayaan dan peradaban masa lalu untuk mencari jawaban tersebut. tapi mereka masih belum menemukan jawabannya. ada yang sudah menemukannya, tapi jawabannya masih belum benar dan memuaskan.

agama-agama di dunia berusaha memberikan jawabannya. aliran-aliran mistik dan kebudayaan-kebudayaan pun menawarkan hal yang sama tapi kenyataannya mereka belum bersatu padahal kebenaran itu hanya satu. alam semesta kita satu. hukum fisika kita satu, jadi seharusnya kebenaran itu satu dan hanya ada satu agama yang benar.

uqdatul kubra muncul secara alami dalam akal manusia ketika ia mulai beranjak remaja sebab pada masa itu akalnya sudah mulai sempurna. kita bisa lihat pada anak kecil mereka ingin tahu segalanya. mereka suka bermain, menjelajah, bertanya ini itu sampai ketika remaja, mereka mulai menyadari keberadaan mereka di dunia ini. mereka pun mulai berpikir.

ketika manusia dewasa maupun remaja bertanya, mereka bertanya pada keluarga, guru atau orang-orang di sekitar mereka. biasanya setiap masyarakat memiliki jawaban di antara mereka. ketika penanya itu puas maka ia akan menerima jawaban itu dan ia akan mengatur cara pandangnya terhadap segala hal dan perilakunya mengikuti jawaban itu seumur hidupnya.

berbeda halnya dengan orang yang tidak puas. jika seseorang tidak puas dengan jawaban uqdatul kubra yang diberikan oleh keluarga dan masyarakatnya, maka dia tidak akan menerimanya. dia akan terus mencari di tempat lain. dia tidak akan tenang sebelum jawaban-jawaban uqdatul kubra itu ditemukan sebab uqdatul kubra menyangkut cara pandang terhadap kehidupan, alam semesta dan manusia. jawaban-jawaban dari uqdatul kubra akan menjadi pola pikir, pola sikap dan pertimbangan perilaku. manusia mengatur hidupnya dari uqdatul kubra. mereka memecahkan masalah hidupnya juga dengan metode yang diturunkan dari uqdatul kubra.

uqdatul kubra muncul tidak hanya muncul bagi anak remaja. ia juga muncul pada orang dewasa, terutama ketika dia mengalami bencana atau musibah yang merenggut segala ia punya. ia kehilangan segala-galanya. saat itu ia mulai memikirkan keyakinannya selama ini. benarkah keyakinan yang ia pegang selama ini?

kalau keyakinannya benar seharusnya membawa ia pada kesuksesan, kebaikan dan kebahagiaan, tapi kenyataannya ia jatuh. pasti ada yang salah dalam keyakinanya atau apa yang telah ia lakukan. saat itu ia mulai berbenah untuk bangkit kembali. dimulai dari pola pikir dan cara pandang.

kalau jawaban dari uqdatul kubra telah ditemukan dengan lengkap maka jawaban itu akan membentuk sistem pemikiran. sistem pemikiran yang digali dari uqdatul kubra itu termasuk pemikiran yang mendasar dan menyeluruh tentang segala hal. sistem pemikiran itu disebut aqidah. aqidah adalah pemikiran yang menyeluruh tentang manusia, kehidupan dan alam semesta beserta apa yang ada sebelum ketiganya ada, apa yang ada setelah ketiganya berakhir, serta hubungan antar ketiganya. dengan kata lain aqidah adalah pemikiran tentang segala hal di dunia ini. tentang awal mula, tujuan dan akhir dari segalanya. aqidah adalah teori tentang segalanya (theory of everything).

aqidah ini akan menjadi cara pandang manusia terhadap segala sesuatu di dunia ini sampai tentang kehidupan setelah mati. aqidah ini akan mengatur tentang kehidupan manusia. dari aqidah ini manusia bisa mempertimbangkan keputusan yang benar dan salah, baik buruk suatu perbuatan sampai cara memecahkan masalah dalam hidupnya. manusia yang telah menemukan aqidah akan mengatur hidupnya berdasarkan aqidah tersebut. dia akan menata hidupnya, cara berpakaian, cara makan, minum, bekerja, bergaul, dan berinteraksi dengan orang lain. bahkan dia akan mengabdikan hidupnya mengikuti tujuan dari aqidah tersebut. dia juga ketika menghadapi masalah, dia akan memecahkan masalah itu dengan jawaban yang digali dari aqidah tersebut. setelah itu dia akan menyebarkannya kepada semua orang sebab dia meyakini aqidah yang ia temukan itulah kebenaran. dia merasa harus menyebarkannya ke seluruh dunia.

aqidah yang benar akan membawa manusia pada kebangkitan dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia sedangkan aqidah yang salah meskipun membawa kebangkitan bagi suatu kaum atau bangsa, dia akan membawa kerusakan, kejahatan dan kehancuran bagi bangsa lain sehingga akan menghancurkan bangsa yang bangkit dengan aqidah yang salah itu juga. hal itu dapat dilihat ketika aqidah diterapkan menjadi ideologi suatu bangsa dan melahirkan peraturan-peraturan dan disebarkan oleh negara. saat itulah jawaban uqdatul kubra dalam aqidah diuji kebenarannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *