aku nggak soleh

dear, kepada teman-teman tercinta dan aku sayangi. aku akan membuat pengakuan. kayak di gereja sama pastur aja. gak penting itunya. yang penting pengakuanku ini. ini jujur dari hatiku.

maafkan aku. sebenarnya aku belum soleh. aku belum sepikiran dan sehati dengan islam. kelakuan dan akhlakku pun belum islami. aku masih sekuler, liberal dan lain-lain walau aku nulis islam.

aku selama ini sudah nulis banyak posting islam tapi aku sendiri belum islam yang baik. aku jadi merasa bersalah. aku jadi menyuruh orang jadi islam baik tapi aku sendiri. ini tidak baik. aku jadi kayak orang munafik. kata suatu hadist orang yang kayak gini nanti masuk nerak, perutnya disobek terus diikat ke suatu gerobak, lalu orang itu ditarik ke gerobak itu. serem. begitulah orang yang nyuruh amal baik tapi dia sendiri gak ngelakuin yang dia suruh. serem.

orang munafik lebih seram lagi. dia akan ditaruh di neraka yang paling rendah. lebih rendah daripada orang kafir. mereka bakalan disiksa selamanya. tak ada harapan untuk mereka untuk keluar dari neraka. sampai kapanpun. abadi di neraka. ini karena mereka menyembunyikan kekafiran mereka. berbeda dengan orang kafir yang menampakkan kekafiran mereka.

yah, kenapa aku belum islam kaffah dan soleh, karena aku belum menemukan pandangan hidup dalam islam. aku belum menemukan ketenangan dan kebahagiaan dalam islam. yang aku temukan dalam islam selama ini hanya aturan, syariah, khilafah, dakwah, jamaah, taat amir. aku disuruh ke sana kemari. aku nggak boleh gini gitu. nggak cocok dengan kemauanku.

aku jadi punya guilty pleasure. kesenanganku jadi terasa salah sedangkan kebenaran dan ketaatan bagiku rasanya susah dan tidak menyenangkan bagiku. segala yang kulakukan jadi terasa salah. aku tak suka yang benar dan aku suka yang salah. aku tak bisa bahagia kalau begini terus. aku jadi merasa ditindas dengan islam terus. islam adalah kebenaran yang menyakitkan bagiku. aku jadi hidup dalam kesedihan, rasa bersalah, ketakutan, penindasan, tekanan, ancaman. tuntutan, perintah dan larangan.

aku ingin bebas. aku ingin bahagia. aku nggak mau ditindas lagi. karena itu aku ingin keluar. aku nggak mau taat. tapi kalau begitu aku nanti masuk neraka abadi. kafir dan disiksa selamanya. lalu hidupku penuh maksiat. tidak ada ridho Alloh. tidak ada barokah. tidak ada pahala untukku. hanya ada dosa. tidak ada kemananan dalam liberalisme dan sekulerisme pragmatis. nanti dalam hidupku Alloh tidak mau menolongku dan tidak mau mengabulkan doaku. terus nanti aku harus gimana? hidupku penuh badai takdir yang selalu mengancamku. kalau Alloh tidak menolongku terus aku berdoa sama siapa? kalau aku berdoa pada selain Alloh nanti aku jadi kafir.

aku cuma bisa berdoa kepada Alloh. jadi aku harus taat. aku harus memperdalam ilmu islam. aku harus taat kepada-Nya. tapi aku ingin belajar pelan-pelan dan sistematis. aku ingin seiring dalam perjalanan itu Alloh memberiku ketenangan dan kedamaian juga bahagia. aku punya rencana dalam mempelajari Islam. tolong jangan beri aku beban terlalu besar dan berat. aku tak sanggup.

aku masih belum bisa jadi pengemban dakwah. aku masih belum bisa kontak. aku masih orang islam dan ingin jadi orang awam islam. lalu aku akan belajar islam pelan-pelan. aku ingin jadi orang biasa yang semakin soleh dengan ilmu dan amal yang kulakukan. semoga nanti tercapai. amin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *