aksi demo kenaikan harga BBM

hari jumat pagi aku halaqah ke rumah mas Arif. lalu kami barengan ke rumah mas Teguh. di sana kami halaqoh sampai sekitar jam tujuh. setelah itu kami balik ke rumah mas Arif. hari ini katanya kemarin akan ada demo. dalam demo nanti akan ada aksi teater. aku kebagian peran dalam teater itu. semua kru harus latihan hari jumat pagi. jadi setelah ini aku tidak pulang dan kerja tapi harus latihan teater. aku nunggu dulu di rmah mas Arif sampai ada pemberitahuan kumpul. aku dikasih sarapan. Alhamdulillah. makasih, mas Arif. kami ngobrol tak terasa samapai jam 9. aku ke rumah ustadz saiful dulu.

ini adalah aksi kedua. dulu aksi pertama tanggal 15 ada teater juga. aku juga kebagian teater tapi gak mau. aku jadi pegang banner dalam hujan. aku pakai jas hujan jadi siap hujan-hujan. setelah lihat asmaul dan Asyari teater aku jadi gak papa teater lagi.

di rumah Ust. Saiful yang ada hanya pak Ahmadi. kami nunggu yang lain. tapi sampai jam 10.30 hampir tak ada yang datang. gak latihan nih?

agak lama kemudian mas Arif datang atas perintah Ust. saiful dengan sms dariku. karena nunggu lama latihan gak bakalan sempat. kami lebih baik siap-siapkan bahan. Ustdaz Saiful suruh kami mendata apa yang diperlukan. kami lalu berangkat. aku dibonceng mas Arif ke toko raya beli spidol dan fotokopi narasi teater. lalu kami ke alun-alun, tapi gak ada balon. kami ke PIPP gak ada juga. kami ke lalu balik ke veteran. di veteran kami mampir beli kertas mas dan castol. kami mau beli kardus. di toko itu gak ada kardus. aku usul seingatku ada tempat penjualan barang bekas di Jl. bungur. mungkin ada kardus. kami ke sana untuk beli. Alhamdulillah sampai sana ada. kami beli 4. lalu balik ke rumah ust. saiful.

di rumah ustadz Saiful orang-orang sudah datang. aku menulis kertas putih dengan spidol. namanya BBM, tarif dasar listrik dll. udah keburu jumat. kami sholat jumat dulu. aku ke masjid plosokerep. nunggu mas heri kelamaan. tadi dikasih Al-islam buat masjid aagung aku masukkan tas. tasnya aku tinggal di dalam.

setelah sholat jumat aku ke rumah ust. saiful. tadi dibonceng mas zainurrochim. aku ambil sepeda buat ganti kaos. aku ganti kaos biru dan celana training. aku beli jajan dulu buat pengisi perut. laper. setelah itu balik ke sana. aku pasang-pasang bendera. minum es jeruk. mobilnya datang. siap-siap semua.

barang-barang ditaruh di gerobak. ada kardus kotak BBM, kardus kartu saktu, dan jerigen. banner ditaruh di mobil pickup. sound, speaker dan TOA juga ditaruh di mobil pickup. aku naik motor asyari pinjam helm mas Arif ke telkom. gerobaknya diikat di belakang motor Asyari.

di telkom kami turunkan semua. aku taruh gerobak di bawah pohon. orang-orang datang ambil banner dan bendera. kami koordinasi dengan akhwat. lalu berangkat ke tengah perempatan. di sana mulai demo. aksi dimulai dengan orasi.

aku kebagian teater menarik geroak pakai topi jerami. di belakangku asmaul mendorong gerobak. lalu Pak Ahmadi memeakaipeci dan jas bersepatu. di belakangnya Asyari memakai kaos putih diikat banner “penjajah asing” membawa senjata. ini aksi demo babak dua. aku awalnya jalan telanjang kaki tapi lama-lama panas sekali. aku gak tahan juga. aku pakai sandal juga. kami bagian teater memutari mobil pickup dan orang-orang pembawa banner. kadang pak Ahmadi memberikan kardus kartu sehat. kami bisa kipas-kipas, berteduh, istirahat dan minum aqua. setelah itu jalan lagi.

pembawa banner berdiri memgang banner menghadap sisi jalan yang lampunya merah ditandai dengan kendaraan-kendaraan berhenti. nanti kalau mereka jalan pembawa banner pindah menghadap yang lain. bagian orasi juga berseru dengan lantang. beberapa kali aku duduk istirahat. berteduh. ustadz ASaiful ngasih aqua. aku minum. ada ang foto-foto.  ditengah acara aku tukar tempat dengan asmaul biar gak membosankan. dia jadi di depan. lama-lama aku pingin tukar lagi tapi dia gak mau. ya udah jadi di belakang terus.

lama-lama aksi selesai juga. acara dituup dengan doa.. kami menepi ke telkom. kami membereskan bendera dan banner ke mobil pickup. barang-barang teater dimasukkan ke gerobak. gerobak diikat ke motor Asyari. kami balik ke rumah Ust. Saiful. aku mau pulang tapi dsuruh duduk dulu. dibuatin es jeruk. ya malu-malu mau. Alhamdulillah lancar. pulang. aku ke mushola lagi ganti baju llau pulang. di jalan aku mampir ke mushola untuk sholat ashar baru ke rumah.

demo selesai. alhamdulillah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *