need back up

Reno tengah menulis lirik lagu “believe” yang jadi soundtrack opening anime one piece. Ivan menulis lirik “hikari e”, opening anime yang sama. Ali sih pilih “go” punyanya naruto. Amin pilih yang gampang. Dia tinggal piih doraemon. Makanya cepet selesai. Teman mereka yang jadi tuan rumah, ega, menulis openingnya captain tsubasa. Semua dalam hiragana, untuk tugas bahasa jepang. Sambil ngerjain pr mereka nyetel lagu-lagu jepang kesukaan mereka.

” selesai! Mari duluan, le!” sorak amin.

” iya lirikmu pendek. Pantesan.” ujar ivan.

Agak lama kemudian ega baru ali dan reno. Dia jadi juru kunci lagi.

” makasih, ya ga? ,mau cariin lirik sama ngeprint-kan juga.” kata amin.

” sama-sama, bro. Kapan-kapan kalo perlu lagi bilang aja.” kata ega.

” eh, ga, boleh ngopi lagui nggak?” tanya Ivan.

” boleh. Ambil aja. Sesukamu.”sahut Ega

ivan ngeluarin flash disk. Dia tancapkan flash disknya ke usb port. Dia nggak pilih-pilih, tapi ambil semua. 100 MB gitu. Dikopi semua toh gak bakalan penuh. Berikutnya amin lalu ali. Tinggal reno yang nggak.

” gimana ya? Sebenernya aku juga pingin, tapi aku gak punya komputer dan flash disk. Mau disetel di mana … Nanti?” batin reno.

Mereka berpamitan pada ega lalu pulang bareng. Ali berpisah duluan sebab arah rumahnya ke timur. Tinggal amin, ivan dan reno bersepeda bersama.

” van, aku gak punya komputer tapi punya vcd player. Bisa gak ya aku nyetel lagu-lagu tadi?” tanya reno.

” bisa. Bawa aja ke rental atau warnet. Bilang aja mau backup CD!” jawab ivan.

” jadi bisa ya?” ujar reno bersemangat. Ternyata ada jalan keluar.

” bisa.”

” kalo gitu aku pinjam flash diskmu dulu ya? Biar aku backup ke cd dulu. Besok aku balikin.”

” oke. Besok beneran balikin ya?”

” pasti.”

flash disk kuning berpindah tangan. Setelah itu mereka berpisah. Reno pingin segera cari warnet atau rental. Pingin cepet-cepet dapat backup dan nyetel di rumah. Beberapa puluh meter di depan sudah ada warnet. Reno memarkir sepedanya langsung masuk mencari operator.

” mas, bisa backup CD?” tanya reno berbunga-bunga.

” nggak bisa, mas.” jawab operator.

“Ha… Nggak bisa?” Reno mendesah.

Cari tempat lain lagi. Dia berbalik meninggalkan warnet pertama cari lagi yang kedua. Dia nemuin lagi warnet seratus meter lagi. Dia tanya tapi jawabannya sama. Dia pindah lagi. Cari lagi pindah lagi.

” heran. Kenapa sih banyak yang gak bisa? Kenapa banyak warnet gak nyediain backup?” keluh reno. Dia tanyakan itu ke operator.

” sekarang jamannya flash disk, mas. Gak musim lagi pake CD. Terus warnet sekarang banyak yang buat game online. Kalo buat backup perlu CD drive. Sayangnya jaman sekarang gak semua CPU punya CD drive. Yang dibutuhin orang buat ngenet apa to? Paling cuma browsing, print sama game.” kata operator ketika ditanyai Reno.

Reno nyari lagi warnet yang bisa. Harus dapet sebab besok harus dibalikin ke ivan. Udah janji tadi. Janji harus dipenuhi. Kalo gak gimana kata ivan nanti? Cowok itu nemuin juga warnet berwarna merah hitam di dalam perumahan.

Dia coba ke sana tanya,” mas bisa backup?”

” bisa. Ada CD-nya nggak?”

” CD?”

” iya.” reno berbalik menggigit bibir,” ada gak ada nih. Gimana ya?”

” mas, di sini jualan nggak?”

” waah, lagi habis nih, mas. Mungkin mas bisa cari dulu.”

operator nunjukin wadah cd yang kosong. Hampiiir… Aja. Reno jadi harus ninggalin tempat itu. Dia kembali mengayuh sepeda menuju arah matahari terbenam. Dia melihat ke kanan kiri liat banner-banner yang dipajang di pinggir jalan. Kebanyakan masih rumah, warung, toko dan segitu aja. Reno lewat di depan warnet besar. Dia bisa internet, fotokopi jual alat-alat komputer bahkan kafe segala. Pasti bisa dong backup? Dia masuk ke dalam tanya operator.

” mbak, bisa backup?”

” bisa.”

“bisa? Berapa bayarnya?”

” kalo bawa cd sendiri dua ribu. Kalo beli cd sekalian lima ribu.” jawab mbak operator.

Reno teringat uang yang dibawanya. Seingatnya dia cuma bawa tiga ribu doang. Dia periksa lagi di tas. Kali aja nambah jadi lima ribu. Lewat membelah diri atau duitnya beranak kali. Tapi diliatin tetep aja satu lembar gambar pattimura dan pangeran antasari. Yaah …

” ya udah, mbak. Permisi.”

reno nerusin mengayuh sepedanya. Ke barat mencari kitab suci, eh bukan , bakup CD.

” nggak cukup nggak cukup.”

udah bejibun warnet dia coba tapi gak ketemu juga. Padahal warnet udah menjamur di kota  patria pusat masak gak ada yang bisa backup? Kegelapan menyerbu kota dari timur. Langit yang biru semakin menghitam. Tinggal ufuk sekitar matahari yang memerah mengantarkan kepergian bola hari itu lenyap. Kegelapan turun ke rumah-rumah dan jalan. Digantikan bola-bola putih bercahaya di jalanan dan rumah. Bergantung menyinari sekitar.

Gema adzan maghrib memanggil dari kejauhan. Panggilan itu harus dipenuhi. Gak bisa alasan lagi bepergian atau perjalanan. La wong cuma naik sepeda satu kota. Iya kalo 81 kilometer boleh jamak qoshor. La ini beberapa kilometer aja. Reno membelok ke mushola. Dia ikut sholat maghrib jamaah lalu dzikir. Endingnya doa.

“ya alloh, tolong bantuin aku nyari warnet ya? Plis..! Yang bisa backup, yang nyediain CD, yang murah. Aku cuma punya tiga ribu. Aku pingin ngoipi lagu ini biar aku bisa denger di rumah. Aku pingin punya lagu anime yang dari dulu aku cari-cari. Apalagi besok aku harus balikin sama Ivan. Plis bantuin ya alloh. Robbanaa atinaa fiddunya hasanah wa fil aakhiroti hasanah. Wa qi naa adzabannar … Amin ….”

” aku nggak ngerti arabnya gimana tapi yang penting aku minta ya alloh ya? Yang penting inti doa kan minta? Engkau yang maha mendengarkan dan mengabulkan gak harus satu bahasa kan? Amin …” setelah doa dia keluar dari masjid.

Dia ambil sepeda mau lewat jalan lain. Masjidnya ada di barat jalan. Jalan itu membujur ke selatan lalu ada pertigaan ke timur. Kalo mau pulang dia harus ikut ke timur menyeberang jalan baru ikut arus. Timur. Dan pas mau menyeberang jalannya rame sampe macet. Mobil-mobil dan motor mandek sampai pertigaan. Cowok  SMA itu harus berhenti menunggu kendaraan sepi baru menyeberang.

” antri kok panjang amat! Ini lo akibatnya kalo jalan nggak ditambahi ngikuti jumlah mobil yang terus-terusan nambah.” omelnya.

Dia nengok ke sana ke mari. Cahaya-cahaya melaju di atas aspal. Baik cahaya kembar atau tunggal. Menyilaukan lewat di jalanan kayak gini. Kalo ada cahaya mendekat jangan disusul deh. Bisa mati nanti. Sioalnya dibelakangnya itu, bo, metal. Sambil nunggu reno liat ke depan. Sebuah banner dari kain berkibar di tiup angin dari mesin-mesin kotak yang lalu lalng disusul mesin dua roda. Ketika angin mulai reda terlihat tulisannya.

” line com. rental, pengetikan, printing, scan, backup.”

” itu!” pas ada celah. Reno nengok kiri kanan lalu ngebut. Sebuah cahaya mulai menerpa dia. Dia gak menatap lagi. Terus menatap ke depan mengayuh. Gak peduli apapun di sekitar. Holywood boy gak bakalan kalah kayak anak sinetron di tv yang gampang jatuh ketabrak. Holywood boy akan selamat.

” alhamdulillah slamet.” syukurnya.

Dia masuk ke dalam rental. Di sana berjajar lima komputer. Empat mati. Satu pria empat puluhan berkaos hem biru celana hitam sibuk mengetik. Reno mendekat.

” mas, di sini bisa backup?” tanya Reno.

Pria itu menoleh,” bisa.”

” ada CD juga?”

” ada.”

” semua berapa?”

” tiga ribu.”

“alhamdulillah.Pas. Ini mas mau backup.”

reno memberikan flash disknya. Pria operator itu menancapkan flash disk ke port lalu mengambil CD dari laci. Dia masukkan ke CD drive. Lantas dia buka program nero startsmart lewat icon di desktop. Program nero terbuka. Operator itu pilih tipe data. Data CD. Klik. Jendela windows express terbuka. Di dalamnya terlihat kotak file yang akan jadi isi cd. Di bawahnya ada penggaris kapasitas. Maksimal 700 mb. Di samping kotak file ada kotak “add”. Dia klik.

” file-nya mana mas?”

” di drive F, mas. Itu folder lagu anime.” tunjuk reno. Operator klik folder. Add. Semua file itu berpindah ke kotak file. Dia pilih close. Jendela pindah ke jendela baru. Sekarang memberi nama cd. Reno memberi nama animasoundrian. Biarpun aneh gak peduli. Operator klik centang multissession cd dan periksa file setelah burning. Kecepatannya 24x.

” udah. Tungguin aja sampai selesai.” kata operator. Dia pergi ke belakang. Reno memandangi tanda loading itu. Semoga lancar. Semoga gak kenapa-napa. Udah sampai sini nih. Kalo sampe gagal, uang bisa melayang, lagu, dan ivan. Pelan-pelan burning selesai. CD keluar dari drive.

” mas, sudah.” panggil reno. Mas operator datang membawa plastik bening. Dia taruh plastiknya sebentar. Dia periksa filenya sudah masuk cd belum. Setelah semua fix, dia tutup windows explorer. Dia tekan tombol cd drive.Dia buka plastik itu dan tempelkan ke cd.

” ini biar CD nggak gampang rusak.” katanya sambil menempelkan.

” makasih, mas.” reno membayar biayanya baru keluar dengan lega. ”sekarang baru bisa nyetel sendiri di rumah.

Originally posted 2005-09-17 09:57:00.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *