bukan diriku

Reno menyeruak di antara penonton yang hadir dalam pernikahan yang paling memilukan. ternyata Shelly menikah dengan Kara. mereka berdua duduk di singgasana dengan pakaian putih serba sempurna.

[Verse 1]

Setelah ku pahami
Ku bukan yang terbaik
Yang ada di hatimu

Tak dapat ku sangsikan

Ternyata dirinyalah

Yang mengerti kamu

Bukanlah diriku


Reno berbalik meninggalkan kedua pengantin itu. dia mengabaikan Ivan, Amin,Niki, dan Ali yang turut hadir di situ. semua teman sekelasnya hadir juga di situ tapi Reno tak ingin berbicara dengan siapapun saat ini.

cowok itu ke tempat minum. dia merenung. habis sudah semuanya. masa depannya dengan Shelly sudah tertutup. Shelly sudah pergi bersama Kara, pangerannya yang sempurna yang sudah dimiliki sejak awal sebelum bertemu dengan dirinya. dia berharap dengan waktu dia bisa merubah kenyataan dan mengambil Shelly dari Kara. dia yakin Kara akan bisa mencari pengganti Shelly dengan mudah karena Kara punya segalanya.

tadi waktu pertama mendengarnya dia sempat tak percaya.

“Ren! tau nggak? Shelly nikah hari ini , lo!” kabar Ivan di telepon.

“Apa? Shelly nikah? sama siapa?” tanya Reno.

“sama Kara, lah. siapa lagi? kamu sekarang di mana?” tanya Ivan.

“di bengkel lagi memperbaiki mobil.”

“oke. cepet buruan datang. keburu selesai acaranya.” kata Ivan.

“oke. di mana acaranya?”

“aula Melati.”

Reno segera membersihkan diri, ganti baju dan menyusul. bukan apa-apa, dia hanya ingin menjadi saksi, memastikan apakah harapannya masih terbuka sedikit cahaya atau benar-benar tertutup. ternyata begitu datang cahayanya begitu terang tapi sangat mematahkan semangat, harapan dan hatinya.

ada hati yang menyalahkannya. tadi harusnya gak usah datang biar gak sakit, tapi dia memilih ingin melihat sendiri. ternyata benar begini.

[Verse 2]

Kini maafkanlah aku

Bila ku menjadi bisu

Kepada dirimu

Bukan santunku terbungkam

Hanya hatiku berbatas

Tuk mengerti kamu

Maafkanlah aku

sekarang, besok, dia takkan bisa menyapa Shelly lagi. takkan bisa menggoda, merayu dan mendekati Shelly lagi. Shelly juga takkan muncul lagi di kantor. dia pasti telah mengundurkan diri dari perusahaan untuk menjadi ibu rumah tangga, mengurus rumah dan keluarga Kara. penghasilan Kara sendirian sudah lebih dari cukup untuk kehidupan mereka.

[Chorus]

Walau ku masih mencintaimu

Ku harus meninggalkanmu

Ku harus melupakanmu

Meski hatiku menyayangimu

Nurani membutuhkanmu

Ku harus merelakanmu

Reno pergi walau acaranya belum selesai. dia pergi ke sebuah karaoke. dia memesan lagu samsons “bukan diriku”. dia setel dan menyanyikan sendiri. sekuat tenaga dia teriakkan isi hatinya yang pedih, bahwa dia telah kalah. dunia! mengertilah! inilah aku! kenapa kau lakukan ini kepadaku.

[Verse 3]

Dan hanyalah dirimu

Yang mampu memahamiku

Yang dapat mengerti aku

Ternyata dirinyalah

Yang sanggup menyanjungmu

Yang lama menyentuhmu

Bukanlah diriku

lagunya berakhir. Reno duduk lemas mengingat saat-saat bersama Shelly dulu. sebenarnya dia tak pernah berduaan dengan Shelly, baik makan, jalan, kerja atau bikin proyek bareng, tapi dia selalu memperhatikan gadis 24 tahun itu. dia selalu melihatnya. mencuri pandang padanya, menyimpan fotonya baik dari zaman sekolah, maupun yang udah kerja. kalau ada acara yang Shelly ikut di dalamnya, diam-diam Reno meminta salinan foto Shelly pada panitia atau fotografernya. untung fotografernya selalu Ega atau teman dekatnya. dia ngerti Reno jadi mau ngasih buat Reno gratis. dari situ Reno bisa mencintai Shelly terus.

[Chorus]

Walau ku masih mencintaimu

Ku harus meninggalkanmu

Ku harus melupakanmu

Meski hatiku menyayangimu

Nurani membutuhkanmu

Ku harus merelakanmu

saat-saat harapan itu sudah berakhir. rasa kecewa, marah, dan sedih harus menyadari usahanya harus berakhir membuatnya ingin menyanyi lagi, mengungkapkan isi hatinya pada dunia walau tak ada satu orang pun yang mengerti. dia terus menyanyikan lagu itu terus menerus berulang kali sampai malam sampai suaranya habis dia kelelahan dan jatuh tertidur.

Walau ku masih mencintaimu

Ku harus meninggalkanmu

Ku harus melupakanmu

Meski hatiku menyayangimu

Nurani membutuhkanmu

Ku harus merelakanmu

Originally posted 2006-04-04 20:39:00.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *