redmi 6A

bulan februari lalu ada kabar kalau saudaraku mau beliin aku smartphone. dia kerja di luar negeri jadi uangnya banyak. aku seneng banget kalau ada yang mau beliin. lumayan buat irit biaya. uangku memang minim untuk gaya hidup metropolitan. waktu aku tanya tujuannya kenapa, ternyata tujuannya biar hidupku berkembang. oke. aku akan berusaha gunakan sebaik-baiknya. demi membalas kebaikannya juga.

di awal April aku mulai tanya. modelnya seperti apa? dibeliin smartphone-nya langsung atau dikirim uang lalu biar aku bisa milih. ternyata uang saja. baguslah. jadi aku bisa memilih. aku membayangkan aku akan masuk toko smartphone, tanya ke penjualnya. adanya apa saja? pilih yang harganya cocok lalu beli. bawa pulang. kan keren tuh?

aku jadi pilih-pilih. seperti apa ya yang bagus? aku lihat-lihat di smartphone sudaraku yang lain. aku pilih yang harganya sektar satu jutaan. dulu aku pernah tanya temanku. yang bagus yang mana?

katanya yang bagus oppo atau xiao mi. lalu ada samsung, lenovo, asus. menurutku yang belakangan itu kemahalan. aku nggak ingin yang kemahalan. “tujuanmu apa punya smartphone?” tanyanya.

“bisa internet, kamera, whatsapp.”

“kalau itu semua bisa.”

aku bilang rencanaku ke saudaraku. dia bilang mending toko online aja. sebab kalau yang offline ada kenaikan harga yang jauh dari yang online. karena harus ada keuntungan buat distributor di kota sini. ongkir belanja online lebih murah daripada beli offline. ya udah beli online aja. aku lihat-lihat di toko online. semua kayaknya bagus.

“emangnya kamu tahu yang bagus? standarnya apa coba?” tanyanya.

aku jadi harus mencari tahu tentang spesifikasi smartphone. aku cari-cari di google. smartphone yang bagus itu kayak gimana ya? ini dia hasilnya:

  1. OS android. yang belakangan lebih bagus. misalnya oreo, marsmallow.
  2. murah.
  3. layar 5,5 inci.
  4. dual lensa dan optical image stablilisizer. katanya abaikan megapixel, padahal kukira kalau megapixel-nya besar, fotonya semakin bagus.
  5. baterai 3000 mAh.
  6. RAM 1 sampai 2 GB.
  7. memori internal 16 GB. kalau 32 GB lebih bagus.
  8. processor quad core 1,4 Ghtz

aku lihat harga juga. hasilnya lebih banyak. aku ingin pilih satu saja, tapi ternyata ada banyak pilihan. misalnya:

  1. samsung galaxy J2
  2. xiao mi redmi 6A

aku ingin tunjukkan spesifikasi yang aku inginkan. tujuannya biar dia yang belanja online seperti itu. sebab aku nggak punya rekening. dia yang punya. biar dia yang transfer dan beli barangnya. nanti barangnya aku ambil.

hari sabtu 20 april saatnya aku membayar. tadinya uangnya ditransfer 1000k. tapi kata temanku yang bagus lebih dari 1000k. dulu ada yang 600k atau 800k tapi kurang bagus. aku anggarkan 1.300k. tapi setelah dihitung nanti sama kuota, temper glass dan karet pelindungnya jadi aku tambah 200k aja.

nah saat itu ada teman namanya A. dia bilang aku mau beli smartphone ya?

“kok tahu?” tanyaku.

“saudaramu pesan ke aku.”

ternyata sama sudaraku dioper ke A. terus aku bilang aku ingin 2 kamera. dia bilang 2 kamera minimal 1,8 j. 1,2 j gak cukup. maksudku kamera depan belakang. semua smartphone sekarang bisa depan belakang. dia sudah pesan. modelnya dia sudah tentukan sendiri. waduh! jangan-jangan beda dari model yang kupesan ke saudaraku dulu?

aku tanya sudaraku. untungnya dia bilang. model yang dia pesan itu sama seperti yang aku maksud. untung saja.

hari sabtu aku dapat 200k. hari minggu aku kasih ke saudaraku. aku dikabari barangnya sudah dipesan sabtu. kalau perjalanan 3 hari mungkin selasa. dulu aku pernah belanja online buku sampainya seminggu. semoga gak sampai jumat, sabtu atau minggu.

senin 22 april aku dikabari kalau barangnya sudah datang. jam 5 sore aku segera ke sana. aku temui saudaraku. baranya sudah dibuka. aku lihat dan pegang. tentu saja sebenarnya sangat senang, tapi aku berusaha tetap tenang. dia bilang buka dong.

ternyata sudah diisi baterainya. sudah dipakai buat memotret. aku lalu kasihkan sim card dari HP jadulku, HP nokia biru yang bisanya cuma sms dan telpon doang.  anehnya simcard-ku sudah 4G sehingga bisa masuk slot smartphone yang lebih kecil. masuk. lalu setting sim card, nomor dan seterusnya. maghrib. sholat dulu.

setelah maghrib ngobrol. aku beli kuota data langsung 50k sama pulsa. terus beli temper glass buat melindungi layar. ada yang plastik dan ada yang kaca. beda tipis, 3k aja tapi yang kaca lebih kuat. kalau pecah tidak merusak LED. lalu karet pelindungnya. biar nggak tergores. oke semua selesai.

waktu ngaji aku tunjukin ke ustadz mudaku. seneng tapi anteng. sampai rumah ditidurkan. selamat datang android baruku.


kejadian ini sebenarnya terjadi tanggal 21. cuma aku belum sempat cerita. sekarang, aku bisa saja atur tanggal terbitnya tanggal 21 agar terkesan realtime dengan kejadian peristiwa. tapi aku sudah memutuskan di blog ini posting-postingnya real time dengan tanggal posting. tulis posting hari ini, jadi atur tanggal terbit hari ini. biar lebih alami. aku nggak mau lagi tenggelam dalam aliran waktu palsu dan aliran acak/ bebas. setidaknya tidak di sini. jadi posting ini ditulis hari ini. tanggal tulis postingnya sama dengan tanggal terbitnya.


akhirnya aku bisa mencapai apa yang orang lain capai walau tidak dengan usahaku sendiri. walau dengan bantuan orang lain. itulah keajaiban rizki. itulah pertolongan Allah. bantuan Allah.

sekarang aku bisa berkomunikasi dengan orang lain lewat WA, bisa internetan pakai smartphone, membaca berita online, memotret dengan kamera bagus sehingga hasilnya bagus. serta aku bisa menerapkan apa yang kulihat di anime, yaitu line, smartphone, telepon, email dll.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *