nongkrong

malam ini malam minggu. enaknya nongkrong. aku juga pingin kayak gitu. begini nongkrong idealku:

hari sabtu malam minggu jam 06.00 datang ke kafe. lalu teman-teman datang. jumlahnya sekitar 5 sampai 8 orang. sambil minum kopi kita semua tanya kabar. lalu tanya kabar terbaru. ada yang cerita film terbaru, lagu terbaru, anime, game, majalah, fashion, kafe, dll. lalu bermain bersama dan bercanda. kadang main kartu dengan aneka permainan. lalu ada domino, catur, ular tangga, monopoli dll. juga tanya teman yang lain yang nggak datang. tanya kabar mereka. yang ada masalah dibantu, yang lagi berhasil dirayakan. lalu bercanda. jam 10.00 acara selesai semua pulang. minggu depan ketemu lagi di waktu yang sama. tempatnya bisa pindah-pindah.

itu dia nongkrong idealku. dengan cara begitu aku berharap kita semua bisa menjaga hubungan dengan teman-teman walau sudah lama tidak bertemu. ada teman SD SMP, SMA, kuliah atau teman kerja. kita bisa bersilaturahmi. lalu isa saling membantu. yang butuh bantuan bisa dibantu, yang punya kelebihan bisa membantu yang kekurangan.

di dalam acara itu kita juga bisa saling update informasi. jadi nggak ketinggalan zaman. kita bisa tahu apa yang terbaru yang terjadi. misalnya lagu terbaru, film terbaru, berita terbaru dsb. pengetahuan dan wawasan kita akan jadi lebih luas.

melalui pertemuan itu kita juga bisa mendapatkan hiburan. refreshing. bisa melepas lelah setelah seharian dan seminggu bekerja. bukankah itu menyenangkan?

kita yang bekerja sendirian fokus pada pekerjaan kita bisa berkumpul lagi dengan teman-teman. bisa saling cerita. kadang dalam kehidupan kita, kita mengalami hal-hal baru. rutinitas pekerjaan selalu berjalan, tapi siapa tahu di sela-selanya kita menemukan hl-hal baru. misalnya pelanggan baru dengan masalah yang baru, yang unik dan belum pernah kita temui sebelumnya. atau kunjungan dinas ke tempat-tempat yang baru. jadi hidup kita menjadi bertambah warna dan menyenangkan.

kita usahakan dalam nongkrong itu tidak hanya bercanda ke sana kemari tanpa tujuan, tapi juga bisa membicarakan sesuatu yang bermanfaat. misalnya selain tukar kabar, kita bisa berdiskusi. misalnya masalah di tempat kerja, di rumah, masalah dengan teman, kota, bahkan ada juga yang membicarakan masalah negara walau belum tentu ada action-nya. bisa juga saling membantu, saling menasehati supaya tetap berada dalam kebenaran dan kebaikan. saling membantu dan menolong. hal itu akan menjaga hubungan dan yang lain, serta akan membuat pihak penolongnya menjadi orang yang bermanfaat, berguna bagi orang lain melalui pertolongannya. bukankah, menolong dan berbuat baik bagi orang lain merupakan jalan menuju kebahagaiaan?

dengan nongkrong kita bergaul dengan orang lain. kita berkomunikasi dengan mereka. kita berinteraksi dengan mereka. kita semakin mengenal mereka dan mereka akan semakin mengenal kita. saat hubungan semakin dekat itulah, menurutku, kita baru berhak meminta tolong pada mereka. menurutku, dari kata orang-orang, seseorang baru akan bisa minta tolong orang lain kalau orang lain itu sudah kenal sama dia. kalau orang lain tidak kenal, kecil kemungkinan mereka akan mau menolong dia. kalaupun menolong, itu karena kemanusiaan, bukan karena teman. jadi tingkat kualitas/ intensitas kepeduliannya berkurang. kalau sudah kenal sama teman kan bisa membantu lebih banyak kan?

misalnya menyediakan kamar tidur buat semalam. kalau orang asing, mungkin nggak dipedulikan. memang zaman sekarang budayanya begini sih.

yang lebih penting, adalah kita jadi bisa punya kesempatan menolong orang lain, lebih daripada menolong orang lain. karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial. manusia tidak bisa hidup sendiri. manusia tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. walau dia tangguh dan serba bisa seperti apapun dia akan tetap membutuhkan orang lain.

oleh karena itu dia semestinya bergaul dengan orang lain. saling bebricara, berkomunikasi, berinteraksi. saling membantu. dengan begitu dia akan berhak meminta tolong orang lain. orang lain kemungkinan besar akan mau membantunya karena sudah mengenalnya. dia nantinya tidak hanya akan bia meminta tolong orang lain, tapi dia sebaiknya juga mau membantu orang lain. ini adalah keseimbangan. ditolong dan menolong. saling membantu. hak dan kewajiban. menuntut hak tanpa melakukan kewajiban adalah keegoisan dan ke-arogan-an. tentu saja itu buruk. orang yang seperti itu akan dijauhi masyarakat, seluruhnya.

jadi karena itu aku ingin mewujudkannya. aku jadi ingin nongkrong walau kesannya buruk dan nakal.

karena bagiku nongkrong itu tandanya seseorang itu gaul, selalu up to date, nggak pernah ketinggalan zaman. aku nggak ingin menjadi seorang hikokomori, penyendiri yang kuper. orang kuper selalu sendirian, nggak tahu apa-apa tentang dunia. pikirannya hanya sempit sesempit kamarnya sendiri.

mungkin dulu aku pernah cerita. aku ingin hidupku penuh pengalaman, penuh warna supaya hidupku tidak membosankan. supaya memiliki pengalaman hidup dan kebijaksanaan hidup. dengan begitu aku akan dapat mengambil keputusan yang tepat dalam hidup. karena hanya ada satu kesempatan dalam hidup ini. mau ambil atau buang?

sekarang waktunya action. tentunya aku harus pilih-pilih teman nongkrong. jangan mengajak teman yang buruk buat nongkrong sebab nanti bisa-bisa ketularan dia jadi buruk. misalnya jadi merokok, minum miras, tatoan, pake narkoba. bukannya berkembang malah jatuh jadinya. pilih teman yang baik, yang baik perilakunya, pikirannya, cara bicaranya, sikapnya. dengan begitu kita akan ketularan dia jadi baik. dia akan selalu menasehati supaya terus di jalan kebenaran dan kebaikan.

soal waktu dan tempat bisa diurus. waktunya malam minggu. pastinya rame. lalu tempatnya: di kafe. tapi kalau di kafe kayaknya mahal ya? aku nggak punya cukup banyak uang buat beli menu di sana. udah namanya aneh-aneh harganya puluhan K lagi. jadi nggak level deh.

sementara ini aku di sini dulu aja deh. di warnet ini, ngeblog dan posting tulisan ini. semoga menginspirasi. walau cuma sedumil.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *