pemikiran manusia yang beragam

saat aku melihat orang-orang, aku melihat pemikiran yang berbeda-beda. ada yang mengikuti pemikiran Islam, kriten, katolik, hindu, buddha, konghucu, yahudi, shinto. di dalam Islam sendiri ada NU, muhammadiyah, salafi, jamaah tabligh, PKS. lalu ada parpol seperti PDIP, golkar, PPP, PKB,  partai demokrat, gerindra, nasdem dll.

aku yakin setiap orang lebih tahu dan lebih pintar daripada aku. mereka punya pengetahuan dan pengalaman yang banyak. mereka punya pengalaman hidup lebih banyak, bergaul dengan banyak orang, pergi ke mana-mana, mengalami banyak hal dan melakukan banyak hal.

saat seperti itu aku tidak bisa mengalahkan mereka. bukan maksudku berdebat. aku cuma berdiskusi. saat berdiskusi aku tak bisa menunjukkan sisi lain dari fakta, pemikiran, pengalaman dari mereka. aku tak bisa membantah mereka karena aku memang tak tahu apa-apa. apalagi mereka suka berbicara dan aku lebih suka diam.

berdiskusi secara sederhana memang hanya bertukar pikiran, tapi bagi sebagian orang diskusi tidak hanya bertukar pikiran, tapi ada usaha untuk mempengaruhi orang lain dan mengubah orang lain, baik pemikiran, opini, pola perilaku bahkan kehidupan. ada yang bertujuan kampanye, iklan dan ada juga yang bertujuan mengubah agama orang lain, atau pendapat orang lain.

kalau sudah seperti itu aku hanya bisa pasrah. aku bukan orang yang tahu segalanya. aku hanya tahu sedikit saja dari kehidupan. aku yakin orang lain lebih tahu daripada aku. jadi aku jadi tak yakin pada pendapatku sendiri.

aku jadi tak berpikiran untuk mengubah orang lain. aku juga tidak ingin memaksakan pendapat pada orang lain. memaksakan pendapat pada orang lain itu menurutku jahat dan buruk. setiap orang memiliki kehendak masing-masing. mereka bebas mengikuti pilihan masing-masing. kita harus menghormati pilihan mereka, menghargai kebebasan mereka. kita harus bertoleransi kepada mereka. kita harus menghargai perbedaan pendapat dengan mereka.

janganlah kita merasa lebih baik daripada mereka. semua manusia itu sama. tak ada yang sempurna. semua punya kesalahan dan kekurangan. semua manusia juga punya sifat lupa. tak ada yang ingat segalanya.

aku sendiri juga tak lebih baik daripada mereka. jangankan lebih baik, sama baik saja tidak.

jadi akhirnya aku hanya mempercayai fakta: faktanya pemikiran manusia itu banyak dan berbeda-beda. kita harus menghormati pilihan dan pendapat mereka, menghargai kehendak bebas mereka. kita tidak boleh memaksakan pendapat kepada mereka. memaksakan pendapat itu buruk dan jahat. sama dengan diktator. diktator itu jelas buruk. kita harus toleransi dengan orang-orang. jangan merasa lebih baik daripada orang lain. sama sajalah.

itulah prinsip hidupku. itulah jalan yang harus kutempuh. itulah kehidupan yang harus kujalani. demi kebahagiaan bersama. demi keadilan, kebaikan dan kesejahteraan bagi semua orang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *