pembagian otak manusia dan perkembangannya

pembagian otak manusia

otak manusia adalah massa protoplasma yang paling kompleks yang pernah dikenal di alam semesta ini. inilah satu-satunya organ yang sangat berkembang sehingga ia dapat mempelajari dirinya sendiri. jika dirawat dengan tubuh yang sehat dan lingkungan yang kondusif, otak yang berfungsi dapat tetap aktif dan reaktif selama lebih dari seratus tahun.

otak manusia terdiri dari tiga bagian:

a. otak reptil. otak reptil memiliki unsur yang sama dengan hewan-hewan reptil. otak inilah komponen kecerdasan terendah dari manusia. otak reptil berfungsi pada fungsi-fungsi motorik dan sensorik, yaitu pengetahuan tentang realitas fisik yang berasal dari panca indra.

perilaku yang ada pada otak reptil berkaitan dengan insting untuk bertahan hidup dan berkembang biak. perhatiannya pada makanan, tempat tinggal, reproduksi dan perlindungan wilayah. ketika manusia merasa tidak aman, otak reptil ini spontan bangkitdan bersiaga atau melarikan diri dari bahaya. inilah yang disebut reaksi “hadapi atau lari”. pada masa-masa awal perkembangan manusia, reaksi-reaksi inilah yang dominan dan keharusan. tapi jika bagian otak ini selalu digunakan, manusia tidak akan bisa menggunakan kecerdasan yang lebih tinggi.

b. otak mamalia. otak mamalia berada di sekitar otak reptil. otak mamalia menyelubungi otak reptil dengan sistem yang sangat kompleks dan luas. sistem ini sangat canggih dan dimiliki oleh semua hewan mamalia. otak mamalia berfungsi mengatur emosi dan kognitif. bagian otak ini menyimpan perasaan manusia, pengalaman yang menyenangkan, memori dan kemampuan belajar. dia juga mengatur bioritme tubuh seperti pola tidur, pola makan, lapar, haus, tekanan darah, detak jantung, nafsu seksual, suhu tubuh, metabolisme dan kekebalan.

otak mamalia jelas merupakan hal penting dalam mempertahankan kehidupan manusia. dia mempengaruhi perasaan manusia sama seperti perasaan mempengaruhi kondisi tubuh manusia. otak mamalia dengan sistem limbiknya adalah panel kontrol utama yang menggunakan data-data dari panca indra untuk didistribusikan ke bagian otak yang bernama neokorteks. panca indra yang sering digunakan adalah mata, telinga dan kulit. sedangkan penciuman dan pencerapan rasa jarang digunakan.

c. neokorteks. neokorteks terbungkus di sekitar bagian atas dan sisi-sisi otak mamalia, membentuk sekitar 80% dari seluruh bagian otak. bagian inilah pusat kecerdasan manusia. neokorteks mengatur pesan-pesan yang diterima melalui penglihatan, pendengaran dan sensasi tubuh.proses yang berasal dari pengaturan ini adalah penalaran, berpikir intelektual, pembuatan keputusan, perilaku waras,bahasa, kendali motorik sadar, dan penciptaan gagasan nonverbal.

di dalam neokortekslah semua kecerdasan yang lebih tinggi berada, yang membuat setiap manusia menjadi unik sebagai spesies. psikolog Dr. Howard Gardner telah mengidentifikasi berbagai kecerdasan khas atau cara-cara manusia mengetahui ilmu pengetahuan. di antara kecerdasan-kecerdasan ini adalah kecerdasan bahasa, matematika, visual/ spasial/ ruang, kinestetik/ perasa, musik, interpersonal (dalam pribadi) dan antar personal (sosial).

mungkin kecerdasan tertinggi dan bentuk terbaik pikiran kreatif adalah intuisi. intuisi adalah kemampuan untuk menerima atau menyadari informasi yang tidak dapat diterima oleh kelima indra manusia. kemampuan ini sangat kuat pada anak-anak antara usia empat sampai tujuh tahun. sering kali kemampuan ini ditekan dan dihentikan oleh orang-orang yang berkuasa yang memandangnya sebagai perilaku irasional. orang khawatir dengan intuisi karena mereka pikir intuisi bisa mengalahkan pemikiran rasional. sebenarnnya intuisi justru berdasarkan pemikiran yang rasional dan tidak dapat berfungsi tanpanya.

perkembangan otak

semua kecerdasan otak yang lebih tinggi, termasuk intuisi ada di dalam otak sejak lahir. dan selama lebih dari tujuh tahun pertama kehidupan, kecerdasan ini dapat disingkapkan jika dirawat dengan baik.

agar kecerdasan-kecerdasan ini terawat dengan baik ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi:

  • struktur syaraf bagian bawah harus cukup berkembang agar energi dapat mengalir ke tingkat yang lebih tinggi.
  • anak harus merasa aman secara fisik dan emosional.
  • harus ada model yang memberikan rangsangan secara normal.

marilah kita lihat masa-masa perkembangan kecerdasan ini. kemampuan bahasa muncul ketika manusia masih di dalam rahim. seorang anak tidak diajarkan bahasa ibunya. jika ibunya memiliki kemampuan berbicara, maka ia tidak dapat menghalangi anaknya belajar bahasa. kenyataannya, jika anak selalu mendengar suatu bahasa setiap saat selama tujuh tahun pertama hidupnya, maka kecerdasan bahasanya akan menjadi aktif. setelah itu ia tampak puas dengan cerita tersebut dan siap untuk mendengarkan cerita-cerita baru. apa yang sebenarnya terjadi adalah selama pembacaan yang berulang-ulang itu, anak menyerap hubungan simbol-simbol dan metaforis yang ada di dalam cerita. rantai-rantai neuron menjadi aktif dan proses pembentukan mielin pun dimulai. ketika rantai mielin telah terbentuk anak tidak perlu lagi dibacakan cerita itu secara berulang-ulang. sekali saja sudah cukup. setelah itu hanya perlu dibacakan sekali-sekali. jika setelah bertahun-tahun cerita ini tidak dibacakan, rantai mielin itu akan hilang. bisa dibilang ini adalah cara otak untuk “membersihkan rumah”.

ilmuwan peneliti otak Dr. Marian Diamond telah menghabiskan waktu sekitar tiga puluh tahun untuk mengadakan rangkaian percobaan pada otak. kesimpulannya adalah: pada umur berapapun sejak lahir hingga mati, adalah mungkin untuk meningkatkan kemampuan otak manusia melalui rangsangan lingkungan. karyanya menunju pada kenyataan bahwa sejauh menyangkut otak, ungkapan lama “gunakan atau abaikan sama sekali” adalah nasehat yang sangat baik. semakin terangsang otak anda dengan aktivitas intelektual dan interaksi lingkungan, semakin banyak jalinan yang dibuat oleh sel-sel otak. kita dapat melihat potensi otak manusia tidak terbatas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *