menulis diary

diary adalah buku harian. buku harian buku yang menceritakan kejadian-kejadian yang dialami oleh penulis dan pemilik diary. kejadian-kejadian yang ditulis di dalam diary adalah kejadian yang penting, menarik, berkesan, lucu, menyedihkan, menyenangkan, menakutkan dan lain-lain. diary ditulis dengan gaya bebas tergantung cara yang disukai oleh penulisnya. diary berisi kejadian-kejadian yang dirangkai dalam aliran waktu/ kronologi dari yang paling lama ke yang paling baru. kejadian-kejadian itu dipisahkan satu sama lain dengan tanggal. tanggal tertua berada di halaman paling depan dan tanggal terbaru berada di halaman paling belakang, berkebalikan dengan blog. alasannya blog seperti media update yang menampilkan tulisan terbaru, bukan tulisan terlama.

diary bersifat rahasia sehingga hanya pemiliknya yang boleh membacanya. jika pemiliknya mengijinkan, hanya beberapa orang yang diijinkan yang boleh membacanya. selain pemilik dan orang-orang yang diijinkan dilarang membaca diary. ini adalah masalah privasi. di dalam diary tersimpan rahasia, perasaan, pikiran dan aspirasi pemilik diary.

diary memiliki manfaat sebagai berikut:

  1. Untuk mengingat peristiwa atau pengalaman pribadi. peristiwa-peristiwa dan kenangan pribadi itu dapat menjadi cerita kehidupan dan kenangan kehidupan kita.
  2. Menjadikan buku harian sebagai bahan evaluasi dalam menghadapi hidupnya yang akan datang
  3. Menjadikan buku catatan harian sebagai pelajaran untuk dapat menjadi pribadi yang lebih baik
  4. Umumnya buku harian akan membuat penulis atau pemiliknya merasa lega setelah menulis segala uneg-uneg yang dalaminya, walaupun tidak diketahui orang lain. Dengan menulis diary penulis mencurahkan/mengungkapkan emosi dan perasaannya atas masalah yang dihadapi. hal ini dapat menenangkan emosi dan pikiran sehingga dapat berpikir jernih.
  5. Untuk Menuangkan ide-ide/pendapat yang terlintas dalam pikiran tentang suatu peristiwa.

dalam menulis diary ada beberapa unsur yang harus diperhatikan seperti:

  1. waktu
  2. kejadian
  3. waktu
  4. tempat
  5. orang-orang yang terlibat
  6. alasan.
  7. proses
  8. kesan-kesan

secara singkat diary dapat menceritakan kejadian-kejadian yang dialami pemiliknya seperti laporan berita tapi bebas suka-suka penulis. tidak harus mengikuti kaidah bahasa baku. memakai bahasa gaul, kode-kode, gambar dan coretan pun boleh. unsur-unsur di atas mirip dengan unsur 5W + 1 H dalam berita dan ditambah kesan-kesan sehingga menjadi seperti tulisan feature singkat pribadi.

diary dapat ditulis dengan singkat maupun panjang. kedua contohnya sebagai berikut:

I. pendek-pendek

Bogor, Kamis, 7 Mei 2015

Hari ini aku bertemu teman lama. Senang banget deh rasanya, soalnya sudah lama aku tidak mendengar kabar tentang dia.

Bogor, Jumat, 8 Mei 2015

Hore! Hari ini ulanganku paling tinggi di kelas. Nggak sia-sia deh semalam belajar.

Bogor, Sabtu, 9 Mei 2015

Capai banget hari ini. Banyak tugas yang harus dikerjakan.

Bogor, Ahad, 10 Mei 2015

Hari isi sangat membosankan. Tidak ada hal-hal menarik yang terjadi hari ini.

Bogor, Senin, 11 Mei 2015

Aduh! Hari ini aku dihukum karena terlambat masuk sekolah. Karena terlalu asyik nonton TV semalam, aku bangun kesiangan.

Bogor, Selasa, 12 Mei 2015

Hari ini aku pulang sekolah lebih awal, soalnya ada rapat guru di sekolah. Senang deh!

Bogor, Rabu, 13 Mei 2015

Asyik! Hari ini aku dan teman-teman pergi ke kebun binatang.

II. panjang-panjang

Bandarlampung, 29 April 2015

Diary
Hari ini aku sebel banget sama seseorang. Gimana aku nggak sebel, dia itu orangnya sombong banget sih. Bayangin aja, aku udah baik-baik menyapa dan memberikan senyuman tapi dia kok malah nggak peduli dan pergi begitu saja.

Diary
Kog ada ya orang yang seperti itu. Apa bersikap ramah kepada orang lain itu susah? Kayaknya enggak deh. Kalau dia tidak bisa ramah dan nggak pernah senyum, siapa coba yang mau berteman dengan dia? Apa dia tidak pengin punya banyak teman?

Diary ….
Pokoknya aku nggak mau lagi menyapa dia. Biarin aja dia nggak punya teman, lagian siapa yang butuh teman seperti dia? Sebel deh!

Contoh kedua

 

Jakarta, 1 Mei 2015

Hari ini ada kejadian lucu dan memalukan yang aku alami. Pokoknya aku nggak akan pernah lupa dengan kejadian itu.

Ceritanya begini, tadi sore aku diajak mama pergi belanja ke mall. Banyak banget barang yang harus dibeli, paman dan tante kan besok Minggu mau datang. Setelah hampir 2 jam berbelanja, aku mulai capai dan merasa lapar. Aku pun mengajak Mama ke KFC dulu untuk makan. “Ma, ayo kita ke KFC dulu! Udah lapar nih,” ajakku sambil berjalan. Tetapi Mama menjawab, “Sebentar, sayang. Sebentar ya!”

Karena aku sudah kelaparan, tangan mama pun aku tarik sambil berkata, “Pokoknya kita makan dulu!” Aku mendengar suara Mama berkata, “Sayang, kamu mau ke mana?” Tapi aku cuek aja, yang penting makan. Tapi, kenapa suara mama terdengar makin jauh ya? Karena penasaran, aku menoleh ke belakang. Oh My God! Betapa kagetnya aku karena orang yang aku tarik ternyata bukan mama. Aduh, rasanya aku malu banget apalagi orang-orang melihat aku sambil menahan senyum. 

Mama yang melihat tingkahku juga tertawa sambil menghampiriku.” Makanya, kalau mau narik-narik itu lihat dulu. Jangan asal tarik aja. Memangnya kamu mau ganti mama baru ya?” ledek Mama kepadaku. Aku pun cuma tersenyum sambil menahan malu. Ya, ampun! Gara-gara kelaparan, malu deh aku.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *