otak kiri dan otak kanan

Pengetahuan kita tentang fungsi otak sepenuhnya berutang besar pada Roger Sperry (1913-1994). Sperry merupakan seorang neuropsikolog yang menemukan bahwa akal manusia terdiri atas dua bagian. Menurutnya, masing-masing bagian otak memiliki fungsi spesial tanpa bergantung satu dengan yang lainnya.

otak manusia terbagi menjadi dua, otak kri dan otak kanan. masing-masing bekerja memiliki karakteristik tersendiri dan berbeda tapi keduanya saling bekerja sama sehingga bisa mengatur sisitem tubuh dan aktivitas manusia dengan baik.

Secara umum, otak kiri dominan dalam bahasa; meliputi proses pengolahan apa yang kita dengar dan menangani sebagian besar tugas berbicara. Otak kiri juga bertugas soal logika dan hitungan matematika. Jika kita ingin mengungkapkan sebuah fakta, otak kiri akan menariknya dari memori kita.

karakteristik otak kiri adalah:

1). Mengontrol tubuh bagian Kiri
2). Ketrampilan berhitung, analisis dan angka-angka Matematika
3). ketrampilan ilmiah
4). Menganalisa Obyektifitas
5). Menulis
6). Berbicara
7). Logika
8). Pertimbangan
9). urut
10). sistematis
11). fokus

Belahan otak bagian kanan mengontrol otot-otot di bagian kiri tubuh, dan sebaliknya, belahan otak bagian kiri mengontrol otot-otot di bagian kanan tubuh. Bila kita mengedipkan mata kanan, itu artinya otak kiri yang bekerja. Oleh sebab itu, jika ada kerusakan pada satu sisi otak, akan mempengaruhi fungsi tubuh yang berlawanan.

Sementara itu, belahan otak bagian kanan bertanggung jawab atas kemampuan spasial; meliputi pengenalan wajah dan pengolahan musik. Otak bagian kanan juga melalukan beberapa fungsi matematika, tapi hanya perkiraan kasar dan perbandingan. Bagian ini juga membantu kita memahami citra visual dan apa yang kita lihat. Dalam hal bahasa, bagian ini membantu kita menafsirkan konteks dan nada seseorang ketika berbicara.

karakteristik Otak kanan :
1). Mengontrol tubuh bagian kanan
2). Bentuk 3 dimensi
3). Musik dan selera seni
4). Penyatuan
5). Subyektifitas
6). Imajinasi
7). Intuisi
8). Kreatifitas
9). Emosi
10). acak
11). warna-warni
12). holistik

Menurut teori ini, otak kanan bertanggung jawab secara acak, intuitif, holistik, menyatukan dan pemikiran subyektif. Sementara otak kiri berperan untuk berfikir logika, skuensial, rasional, analitis, dan obyektif. Kebanyakan individu memiliki preferensi berbeda dalam menggunakan salah satu gaya berfikir ini. Jadi seseorang mungkin lebih cenderung menggunakan otak kiri, dan yang lain mungkin lebih cenderung ke otak kanan – didasarkan pada bagaimana mereka menggunakan otak kanan dan otak kiri untuk memecahkan masalah.
menggunakan Otak Kanan
Orang yang lebih dominan menggunakan otak kanan cenderung menggunakan kreativitas untuk memecahkan suatu masalah. Mereka lebih banyak mengandalkan intuisi dan lebih cepat menangkap gambaran keseluruhan situasi. Pada intinya, orang yang banyak menggunakan otak kanan tidak detail oriented.
Menggunakan otak Kiri
Orang yang lebih dominan menggunakan otak kiri lebih memilih alasan untuk segala sesuatu yang lain. Mereka menggunakan logika rasional untuk mengidentifikasi penyebab masalah, dan kemudian berpikir tentang bagaimana cara mengatasinya. Pada intinya, orang yang berfikir menggunakan otak kiri adalah detail-oriented.

Kebanyakan individu memiliki preferensi yang berbeda untuk salah satu gaya berpikir ini. Namun walau bagaimanapun, adalah lebih utuh jika sama-sama mahir berfikir menggunakan kedua cara berfikir tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *