tujuan iman kepada qodlo dan qodar

dalam hadist arbain nawawi hadist kedua dikatakan bahwa rukun iman yang keenam adalah beriman kepada qodho dan qodar baik dan buruknya berasal dari Alloh. maksud rukun iman keenam ini adalah kita meyakini sepenuh hati bahwa apapun yang terjadi pada diri kita baik yang membuat kita bahagia maupun berduka semuanya berasal dari Alloh, bukan karena benda-benda tertentu, manusia/ orang lain, tempat tertentu, waktu tertentu atau cara tertentu.

tujuan dari iman ini adalah untuk menafikan keyakinan bahwa ada hal-hal lain yang bisa membawa kebaikan dan keburukan bagi manusia. hal-hal itu misalnya:

  1. benda tertentu. misalnya jimat, kalung, patung.
  2.  tempat tertentu. misalnya tempat-tempat angker.
  3. waktu tertentu. misalnya hari baik, hari buruk, hari sial.
  4. cara tertentu. misalnya astrologi, fengshui mistik, weton, sihir, mantra.

semua hal-hal di atas dihapuskan dengan rukun iman keenam. dengan iman kepada qodlo dan qodar kita menjadi meyakini bahwa segala yang terjadi, segala kebaikan dan keburukan datangnya dari Alloh, satu-satunya pencipta, pemilik dan penguasa alam.

dengan iman itu kita diharapkan bertawakkal kepada Alloh. kita diminta dan diperintahkan untuk beribadah, berharap, berdoa dan bergantung hanya kepada Alloh saja. tidak ada yang berhak disembah selain Alloh. dan ingat, berharap dan berdoa juga termasuk beribadah karena ketika berharap dan berdoa kita tunduk, menyerahkan diri, mendekat dan patuh kepada yang kita harapkan. oleh karena kita harus mengubah dan menghapus segala keyakinan dan pandangan hal-hal lain itu menjadi kepada Alloh saja. kita berharap, beramal, beribadah dan beribadah hanya untuk Alloh saja. hanya Alloh pemilik semua ini. laa haula wa laa quwwata illa billah. tiada daya dan kekuatan kecuali jika hanya bersama Alloh.

kelanjutan dari iman ini adalah tauhid. kembali ke rukun iman yang pertama. tauhid artinya adalah mengesakan Alloh dalam aqidah dan syariah, niat dan ibadah, keyakinan dan perbuatan. kita meyakini bahwa Alloh satu-satunya pencipta dan pemelihara Alam. kita meyakini hanya Alloh yang berhak disembah. kita juga meyakini  bahwa Alloh satu-satunya tempat bergantung, berharap dan berdoa. hanya kepada ALloh kita berserah diri sama seperti syahadat kita menjadi muslim.

hal-hal lawan dari iman kepada qodlo dan qodar di atas adalah kesyirikan. karena hal-hal di atas bermula dari pemikiran yang melahirkan keyakinan kemudiah melahirkan perbuatan menyekutukan Alloh dengan hal-hal tersebut. kesyirikan di atas adalah dosa terbesar pertama dan tidak bisa diampuni jika pelakunya belum bertaubat. kesyirikan merupakan dosa besar yang langsung menusuk dan merusak aqidah dan iman di dalam hati seorang muslim. kerusakan aqidah dan iman bisa menyebabkan kerusakan iman sampai tingkatan kafir. jika sudah kafir tempatnya di neraka jahannam, neraka yang paling bawah dan selamanya di sana tanpa ada harapan keluar darinya. takkan ada harapan selamat dari siksanya. na’udzu billahi min dzalik.

oleh karena itu wahai saudara-saudara muslim, karena kita sudah mengetahui dan memahami rukun iman, mari kita terapkan ilmu ini. karena ilmu ini masalah aqidah, penerapannya adalah dengan menguatkan keyakinan hanya kepada Alloh kita bergantung, berharap, berdoa dan beribadah, bertawakkal, menjauhi cara-cara, keyakinan syirik di atas serta membuang benda-benda syirik di atas walaupun fungsinya sebagai penolak balak, pemanggil rejeki, pengundang jodoh, pelanggeng perkawinan dan sebagainya. kita buang segala jimat, mantra, jampi-jampi. kita serahkan semua kembali kepada Alloh. kita jalani hidup dengan iman dan taqwa kepada Alloh saja. insya Alloh Alloh akan menjaga kita agar hidup kita selamat di dunia dan di akhirat. Amin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *