bukti-bukti adanya Alloh

apakah anda percaya adanya Tuhan?  kalau iya apakah buktinya?

pertanyaan ini sangat penting sebab menyangkut dasar kehidupan. pertanyaan ini juga pertanyaan mendasar dalam keimanan dan menyangkut apakah orang beragama atau tidak. pertanyaan ini menyangkut seluruh keyakinan agama, tujuan hidup dan jalan yang ditempuh. orang yang tidak yakin adanya Tuhan berarti ia telah kafir dri agama islam. ia telah kafir dari seluruh agama dan menjadi atheis. seluruh amalnya menjadi terhapus dan di akhirat ia akan masuk neraka selamanya.

tulisan ini tidak untuk mempertanyakan keimanan kita, tetapi justru untuk memperkuatnya sebab iman yang kuat dibangun melalui proses berpikir yang memuaskan akal dan menenangkan hati, bukan asal percaya dan keyakinan yang dipaksakan. inilah iman yang kuat, bukan iman yang lemah karena faktor keturunan, cinta atau ikut-ikutan semata.

sebenarnya Tuhan itu benar-benar ada dan buktinya sangat banyak dan jelas sampai mengherankan kenapa ada orang yang tidak percaya/ tidak yakin adanya Tuhan. orang-orang atheis dan komunis contohnya. mereka sangat mengherankan karena mengingkari keberadaan Tuhan padahal buktinya ada di sekitar mereka sendiri. bukti-bukti adanya Tuhan antara lain:

1. kita meyakini benda-benda di sekitar kita ada pembuatnya walau kita tidak pernah melihat pembuatnya atau melihat proses pembuatannya. contohnya: meja, kursi, buku, polpen, mobil, rumah, perahu, pesawat dan lain-lain. kita yakin semua itu ada pembuatnya. lalu kenapa kita tidak yakin kita ada yang membuat kita? kenapa kita tidak yakin ada yang menciptakan langit, bumi, gunung, matahari, tumbuh-tumbuhan dan lain-lain? seharusnya secara logis kita yakin dan mengimani adanya Tuhan pencipta ala. ini hanya analogi penciptaan. orang atheis saja percaya benda-benda itu ada pembuatnya lalu kenapa mereka tidak yakin alam semesta dan manusia ada penciptanya?

2. keindahan di alam membuktikan adanya perancang yang maha indah dan mencintai keindahan. selain itu keindahan itu menunjukkan adanya perancangan cerdas. contohnya motif sayap kupu-kupu, bentuk dan warna pada burung, ikan hias, anemon. dari mana semua itu berasal? apa hanya dari genetik?

tahu apa genetik tentang keindahan?

semua itu pasti ada yang menciptakan dengan maha teliti. semua itu membuktikan adanya penciptaan dan perancangan cerdas, bukan proses acak dan kebetulan yang tiba-tiba ada.

3. keteraturan gerak benda-benda langit dan sistem metabolisme organisme yang teratur dan kompleks berjalan pada tingkat akurasi yang sangat tinggi. penyimpangan sangat kecil saja bisa menghancurkan alam semesta. seorang matematikawan bernama Roger penrose pernah mencoba menghitung kemungkinan tidak ada Tuhan itu 1/(10^10^123). itu kemungkinan alam semesta berjalan tanpa ada Tuhan. artinya Tuhan itu kemungkinan adanya 1 – 1/(10^10^123) hampir = 1. artinya Tuhan itu pasti ada. tak terbantahkan.

sekarang kita perhatikan kehidupan di Bumi. kehidupan di bumi bergantung pada jarak bumi – matahari, struktur tata surya, massa bumi, gravitasi, kadar atmosfer, kadar cahaya matahari, air dan lain-lain. semua itu harus ditetapkan pada ukuran yang sangat pas untuk mendukung kehidupan. meleset sedikit saja seluruh kehidupan akan musnah. sekarang kehidupan ini kalau tidak ada Tuhan siapa yang menjaganya? benda-benda itu mati. mereka tak punya kesadaran dan kehendak untuk memelihara manusia. lalu siapa yang memelihara manusia dan seluruh makhluk hidup kalau bukan Tuhan?

4. konstanta hukum alam. proses-proses fisika di alam semesta berjalan pada konstanta tertentu. sekarang kita perhatikan materi-materi itu benda mati. mereka tak punya kesadaran dan kehendak terhadap hukum dan konstanta. lalu dari mana konstanta itu? tak mungkin dari benda mati? lalu dari mana? jelas dari Tuhan kan?

contohnya: air mendidih pada 100 derajat celcius, 80 derajat reamur, 212 derajat fahrenheit dan 373 K. dari dulu sampai sekarang dalam tekanan 1 atm titik didihnya selalu begitu. dari mana kita dapat konstanta itu? kenapa tak pernah berubah? siapa yang menetapkan? ilmuwan-ilmuwan hanya menetapkan.

5. ketergantungan seluruh makhluk hidup. manusia membutuhkan materi, hewan dan tumbuhan untuk hidup. karnivora membutuhkan herbivora dan materi. herbivora membutuhkan tanaman dan materi. mereka membutuhkan materi lain seperti udara, air, tanah, cahaya matahari. mereka juga membutuhkan kondisi-kondisi bumi yang mendukung kehidupan. jadi mereka bergantung pada struktur bumi. mereka juga bergantung pada bulan yang mengakibatkan pasang surut air laut, lalu gerak lautan, lalu matahari. kemudian matahari membutuhkan galaksi untuk menentukan sifat-sifatnya. lalu ada tata surya. termasuk jarak dengan bintang-bintang lain. kalau terlalu dekat dengan bintang lain bumi bisa tertarik antara dua bintang. rumit nantinya terhadap kehidupan di bumi.

itu pada tingkat makro. pada tingkat mikro, seluruh makhluk hidup dan materi terdiri dari atom. atom terdiri dari inti atom dan kulit atom yaitu elektron. elektron menentukan sifat-sifat kimia yang nanti berpengaruh pada proses biologi makhluk hidup. elektron bergerak terus-menerus mengelilingi inti atom dengan kecepatan tetap, terus-menerus tanpa lelah. sekarang jika seluruh elektron di alam semesta berhenti, seluruh alam semesta, materi dan manusia akan runtuh. takkan ada lagi alam semesta, kehidupan dan manusia. jadi seluruhnya bergantung pada elektron. lalu dari mana kestabilan elektron ini? siapa yang menjaga dia sehingga dia tetap stabil?

begitu juga makhluk hidup. siapa yang memelihara metabolisme makhluk hidup termasuk manusia? siapa yang menggerakkan jantung manusia? kalau bukan Tuhan siapa lagi?

6. kelemahan seluruh makhluk hidup dan batasan mereka. seluruh makhluk hidup tumbuh dari awal yang lemah sampai batas maksimal yang tak bisa dilampaui. manusia tumbuh sampai dewasa setelah itu tidak tumbuh lagi malah semakin tua ia melemah. begitu juga hewan dan tumbuhan. materi memiliki batasan yaitu ukurannya. batu bermassa 3 kg mempunyai energi potensial lebih kecil daripada batu bermassa 100 kg pada kondisi yang sama. energi keduanya pun tertentu, tidak fluktuatif atau bertambah terus. energi dan sifat keduanya konstan. karena keterbatasan mereka itu mereka membutuhkan yang lain agar mereka stabil. contohnya manusia membutuhkan makan untuk mempertahankan energi mereka untuk beraktivitas. kalau tidak dipenuhi maka energi mereka akan habis dan mereka tidak bisa beraktivitas. inilah bukti batasan energi manusia. manusia dan makhluk hidup bisa lelah, sakit dan mati. materi membutuhkan energi agar mereka tidak runtuh, aus atau rusak. contohnya karat.

7. entropi. dalam kalor dan termodinamika ada entropi. hukum kedua termodinamika dan entropi menyatakan total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan meningkatnya waktu, mendekati nilai maksimumnya. artinya segala sesuatu di alam semesta cenderung menjadi panas dan kacau. ada proses yang tak bisa dibalik. proses panas berlaku pada bintang-bintang, bahkan mekanika dengan efisiensi. buktinya tak ada efisiensi 100%. artinya kalau seluruh dunia cenderung menjadi kacau, siapa yang menata dunia  di awalnya? tak lain dan tak bukan hanya Tuhan yang menatanya.

demikian penjelasan singkat tentang bukti-bukti adanya Tuhan. bukti-bukti di atas adalah abstraksi dari teori fisika dan biologi sederhana. sedangkan contoh-contoh nyatanya sangat banyak. kita bisa baca dan lihat pada karya-karya harun yahya dan banyak video di internet. selain itu kita dapat mencari sendiri dengan penelitian sederhana. dengan hati terbuka kita akan menemukan keajaiban-keajaiban di alam dan itulah saat kita menemukan tanda-tanda Tuhan di alam. barangkali pengalaman pribadi bisa menambahkan pemahaman dan keimanan kita kepada Tuhan. dan di dalam dirimu sendiri apakah kamu tidak memperhatikan?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *