puisi berkode

“meskipun kau sudah mencintai yang lain, aku akan tetap mencintaimu, Shel.”“

Reno melirik ke belakang. Shelly sedang tekun belajar. Reno memandanginya, membayangkan Shelly dalam gaun putri raja zaman dulu, berwarna putih lengan panjang menari di taman bunga. Hati Reno bermekaran mengikuti imajinasinya. Lalu dia menulis puisi.

Semburat mentari menyinari langit

Hingga cahayanya turun ke bumi

Engkau menari di sana

Langkahmu mengayun anggun

Lupakan diriku pada sekelilingku

Yang ku mau hanya bersanding dirimu selalu

Cahaya memancar dari dirimu

Aura keagungan menebar pesona

Siapapun akan hanyut

Sayangku, lihatlah kepadaku

Aku mengagumi dirimu sepenuh hati

Nan tak ada yang menandingi

Oranye kuning jingga biru warna hatiku

Venus hatiku

Aku takluk di hadapmu

“œselesai.”“

Reno membaca puisinya sekali lagi. Memang gak sebagus punya cairil Anwar, H. B. Jassin atau pujangga-pujangga besar. Tapi yang penting isi hatinya sudah tersampaikan. Dan dalam puisinya telah tersimpan kode. Kode ini didapat dari novel yang ia baca dulu.

“Apa ini? Di tengah ujian malah bikin puisi!”“ bentak Pak Saiful. Pak Saiful membawa kertas puisi itu ke depan.

Betapa malunya Reno ketahuan menulis puisi di tengah ulangan harian. Aduh…

“Anak-anak, perhatikan ya! Ini waktunya ujian. Perhatikan soal dan kerjakan! Konsentrasi. Jangan malah bikin puisi.”“

“Siapa, Pak.?”“ Tanya seorang murid laki-laki.

“Reno.”“ Jawab Pak saiful. Menyebut nama lagi.

“œhuuuu….”“ anak-anak menyoraki. Reno makin malu.

Dan masih tambah lagi. Pak saiful membacakan puisi itu di depan semua orang. Tak ayal Reno jadi bulan-bulanan. Disoraki dan diledekin.

“baca huruf depannya aja pak!”“ seru satu suara.

“Apa?”“ tanya Pak Saiful. Beliau menemukan yang berbicara itu Niki.

“baca huruf pertama tiap baris ke bawah.”“ Petunjuk Niki.

“œaduh, Niki ini! Ngapain sih bongkar rahasia?”“ gerutu Reno pelan.

“S-H-E-L-L-Y ““C-A-S-S-A-N-O-V-A.”“ Eja Pak Saiful. Tawa dan sorakan kembali berhamburan untuk Reno. plus buat Shelly. Keduanya nunduk malu. Muka Shelly merah padam.

Sepanjang pelajaran sosiologi, kedua anak itu jadi objek sindiran anak-anak dan pak Saiful. Reno malu alangkepalang, tapi gak bisa ngapa-ngapain. Udah kelanjur ketahuan. Kalo tau gini nyesel kenapa tadi nulis puisi itu. Harusnya nanti aja. Tapi yang lebih nyebelin kenapa sih Niki sampai bilang-bilang gitu? Kesel! Kesel! Kesel!

Jam istirahat tiba. Reno mau menghampiri Niki melabrak cowok pembongkar rahasia itu, tapi dicegat oleh Shelly. Bukan bermuka romantis tapi marah besar.

“apa sih maksudmu nulis-nulis kayak gitu? Malu-maluin tau nggak! Gak usah nulis kayak gitu lagi!”“ abis itu Shelly langsung pergi. Gak ada senyum sama sekali!

Ganti Reno melabrak Niki,”“Nik! Apaan maksudmu tadi? Bongkar-bongkar rahasia segala! Dasar pengkhianat! Gak bisa dipercaya! Aku dulu ngasih tau kamu kode itu buat rahasia kita-kita aja. Nggak boleh sampai ketahuan orang lain apalagi Shelly!”“

“sabar, bro! Aku ngasih tau itu biar bantuin kamu biar kamu bisa nyatain perasaan kamu sama dia. Biar kamu berani ngungkapin cintamu sama dia. Biar dia tau perasaanmu.”“ Jawab Niki.

“terus biar dia nolak, terus semua orang tahu aku cowok yang ditolak cewek gitu? Dasar kamu ya? Sukanya mempermainkan perasaan orang ternyata. Persis kayak yang dulu. Udah tau Shelly punya cowok gak bilang-bilang lagi.““ Omel Reno.

“aku ini sahabatmu, Ren. Aku berusaha ngasih yang terbaik buat kamu. dan yang terbaik yaitu ngeluarin perasaan kamu sama dia. Bilang sama dia. Entah ditolak atau diterima urusan nanti. Ditolak lebih baik dariipada jadi pemuja rahasia doang.”“ Kata Niki.

“tapi dia kan udah punya cowok?”“

“biarin aja. Aku pernah tau seorang cowok bersikap baik sama cewek. Cewek itu sudah punya pacar. Nah si cowok terus berteman dan jadi sahabat si cewek. Si cowok terus mendengar, jadi tempat curhat si cewek. Malahan si cowok nganter cewek itu buat ngedate. Bertahun-tahun. Terus si cewek putus sama pacarnya. Tanpa pikir panjang dia pilih si cowok dan mereka merit.”“

“œbeneran, Nik?”“ tanya Reno. Ega, Ivan, Amin dan Alan ikut tanya. Gak percaya. Soalnya mereka semua sama-sama penggemar cewek masing-masing tapi gak berani nembak cewek.

“bener. Ini kisah nyata.”“

“ooh … kalo gitu aku bakalan terus cinta sama Shelly. Aku bakalan terus ngejar dia. impianku gak Cuma pacaran sama dia, tapi nikah sama dia, tinggal di rumahnya, di kamarnya tempat dia tiap hari tidur dan nulis diary. Aku bakalan punya anak sama dia!”“ tegas Reno.

Niki tersenyum angkat jempol.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *