sejarahku mencari pandangan hidup

Dulu waktu SMP aku terpuruk. Aku kuper tak punya prestasi apapun. Aku ingin bangkit. Oleh karena itu aku membaca buku-buku motivasi. Mereka memberikanku impian dan jalan untuk meraihnya, tapi aku ingin alasan yang mendasar dan kuat kenapa aku harus kaya dan yang lebih penting lagi: kenapa aku harus hidup dan untuk apa aku hidup?

hal ini penting sebab ini menyangkut tujuan hidup. banyak orang bilang bahwa kita harus kaya agar bisa bahagia, mencapai sukses dan bla bla bla. tapi buku-buku spiritual dan agama sering juga mencela bahwa kaya tidak selalu bahagia. untuk bahagia tidak harus kaya. aku jadi bingung. aku harus gimana?

Di masa SMA aku terus belajar dan mencari. Masa kuliah aku ikut MLM. Tapi di MLM aku jatuh terpuruk juga. Beberapa tahun tidak punya penjualan. Aku ingin bangkit. Aku punya impian tapi tidak yakin bahkan aku tak tahu alasan yang lebih mendasarnya. Aku pun mencari alasan yang lebih mendasar dalam kebangkitan yaitu tujuan hidup.

Sedikit demi sedikit aku mempelajari filsafat karena aku ingin menjadi bijaksana agar bisa memperoleh kebahagiaan dengan menempuh jalan hidup yang benar, baik dan indah. Filsafat itu berasal dari kata filo dan sofia. Filo berarti cinta dan sofia berarti kebijaksanaan. Filosofia berarti mencintai kebijksanaan. Cara menunjukkan cinta itu dengan terus mempelajari dan meneliti alam mencari kebenaran sejati, pandangan hidup, alasan dan tujuan hidup sampai cara menjalani hidup dengan benar, baik dan indah.

Awalnya di filsafat aku menemukan teori-teori yang memikat pada filsafat. Mkata buku-buku itu filsafat itu pemikiran yang mendalam, mendasar, mencari jawaban yang abadi dan universal tentang kehidupa. Aku menemukan sistematika filsafat berupa ontologi, epitemologi dan aksiologi. Aku menemukan beragam teori seperti monotheisme, politheisme, deisme, atheisme sekulerisme. Dalam epistemologi aku menemukan rasionalisme, empirisme dan metode ilmiah. Dalam aksiologi ada lebih banyak lagi seperti nihilisme, liberalisme, relativisme dan lain-lain. Aku menemukan tokoh-tokoh filsafat seperti descartes, spinoza, pascal, kant, dan lain-lain termasuk yang kuno seperti trio: socrates, plato, aristoteles. Mereka punya teori-teori masing-masing dan sering kali saling bertentangan pada bidang yang sama. Bahkan ada yang mengambil sudut pandang ketiga, keempat dalam masalah yang sama. Mereka punya teori yang beragam tapi akhirnya mereka tidak menjawab pertanyaan pertama filsafat: untuk apa manusia hidup?

Semakin aku ke dalam semakin aku berkutat dengan teori-teori, ide-ide, konsep dan pandangan itu. Efek sampingnya aku makin jauh dari fakta. Aku tak tahu apapun tentang apa yang terjadi di sekitarku. Masih untung aku mendapat banyak ide untuk kutulis dalam blogku tentang filsafat itu tapi Aku jadi buta arah dan segala hal. Aku bahkan sampai memikirkan agamaku. Jangan-jangan nanti lepas! Tapi aku masih berharap semoga akan ada kebenaran dalam islam.

Di kampus aku ikut ekskul LDK. Di LDk aku berkenalan dengan BKLDK malang, BDM UM termasuk hizbut tahrir. Mereka mengirimkan beberapa ustadz untuk mentoring. Aku kenal sebagian seperti UST. Tsabit dan Ust. Rofik. Kami mengaji bersama temanku Rinci dan Siswanto. Beberapa kali mengaji kami terputus karena kesibukan masing-masing.

Aku masih mempelajari filsafat juga. Satu tahun kemudian kami mengaji berjumpa lagi. Aku bilang aku ingin ngaji. Beliau menawarkan kelompok baru. Kelompok mengaji itu disebut halaqoh. Kami mulai mengaji. Hal pertama yang aku senangi adalah mengaji di sana hal pertama adalah aqidah. Inilah yag aku suka sebab menurutku di mana-mana yang pertama itu aqidah. Aqidah itu sangat penting sebab menyangkut pandangan dan tujuan hidup. Aku harap mereka memberikan jawaban atas pertanyaanku selama ini. Dan mereka pun memberikan jawabannya.

Dalam pandangan mereka aqidah adalah pemikiran yang menyeluruh tentang alam semesta, kehidupan dan manusia, beserta apa yang ada sebelum ketiganya ada, apa yang ada setelah ketiganya berakhir dan hubungan antara segala aspek tersebut ini. Wow. Ini pandangan yang sangat lengkap. Ini adalah kebenaran besar yang dicari-cari filsafat selama ini. Ini adalah teori tentang segalanya. Theory of everything yang dicari-cari oleh fisika kosmologi juga.

Lebih lanjut mereka memberikan jawaban aqidah islamiyah. Aqidah islamiyah mereka adalah keyakinan sebagai berikut:

Yang pertama ada dahulu adalah Alloh. Alloh tanpa awal dan tanpa akhir. Alloh abadi tanpa waktu dan justru Alloh yang mengendalikan waktu.

kemudianAlloh menciptakan alam semesta lalu kehidupan termasuk manusia. Semua kun fayakun. Tak perlu evolusi materi maupun makhluk hidup. Alloh menciptakan segala makhluk hidup itu untuk beribadah kepada-Nya dengan cara mereka masing-masing yang berbeda-beda sebab kondisi mereka juga berbeda-beda. Untuk manusia Alloh memberikan manusia mandat sebagai khalifah di bumi untuk memakmurkan bumi. Jadi Alloh menciptakan manusia untuk beribadah lewat ketaqwaan dan menjalankan fungsinya sebagai khalifah di bumi.

Agar bisa beribadah dengan benar sesuai yang dikehendaki Alloh, manusia harus mengikuti jalan ketentuan Alloh. Jalan itulah agama islam. Alloh menurunkan agama Islam kepada Nabi Muhammad untuk disebarkan kepada seluruh umat manusia dengan Al-quran sebagai kitab sucinya. Di samping Al-quran ada hadist, ima sahabat, qiyas dan nanti ada ijtihad. Manusia wajib mengikuti agama islam agar tujuan hidupnya dalam penciptaan dan ibadah sesuai dengan jalan yang dikehendaki Alloh. Manusia wajib beriman kepada aqidah islam dan menaati syariah-Nya dalam beribadah.

Untuk mengingatkan manusia dan membuktikan perhitungan amal manusia Alloh menciptakan malaikat pencatat amal. Malaikat Alloh itu banyak. Tidak hanya malaikat pencatat amal saja, tapi yang penting diketahui dalam kaitan dengan perbuatan manusia dalam hidupnya adalah malaikat pencatat amal. Malaikat itu mencatat segala amal manusia secara lengkap sampai ke waktunya. Nanti catatan amal itu akan diperlihatkan di hari kiamat.

Dalam perjalanan hidupnya manusia harus menyadari adanya setan yang selalu berusaha menghalangi jalannya dalam rangka beribadah kepada Alloh. Setan berupa wujud manusia dan jin. Setan selalu berusaha manusia untuk bermaksiat, melanggar hukum Alloh. Tujuan setan hanya satu, membawa manusia ke neraka. Manusia harus menyadari itu dan melawan setan. Seumur hidup dia harus selalu mewaspadai setan.

Kelak semua manusia akan mati. Makhluk hidup semuanya pasti mati. Alam semesta juga akan berakhir dan ini tak bisa dihindari seperti di film-film holywood. Minimal mati dan yang terbesar adalah kemusnahan alam semesta. Setelah itu nanti manusia akan dibangkitkan di padang mahsyar. Itu hari kiamat. Seluruh manusia akan dibangkitkan. Manusia akan ditunjukkan catatan amalnya selama hidup. Dia akan ditanyai, dihitung dan ditimbang amalnya. Selanjutnya ia akan dibalas sesuai perbuatannya di dunia. Kalau amalnya baik ia akan mendapatkan balasan berupa surga di mana ia akan mendapatkan kenikmatan tak terbatas, kebahagiaan yang abadi dan sejahtera. Sebaliknya jika amal manusia itu buruk manusia akan dimasukkan ke dalam neraka. Di sana dia akan disiksa dalam adzab yang sangat berat di mana tak ada seorang pun yang sanggup menahan siksa-Nya. Dia akan di sana abadi selamanya untuk orang kafir dan munafik. Untuk orang islam masih ada harapan masuk surga.

Demikianlah jawaban aqidah islamiyah dari hizbut tahrir. Sebenarnya aqidah islamiyah di atas tidak hanya milik hizbut tahrir saja sih. Semua umat islam dan jamaah yang lain juga memilikinya tapi mereka tidak punya penjelasan sepeti itu. Mereka hanya punya penjelasan aqidah islam itu rukun iman yang wajib diimani tanpa keraguan sedkitpun. Kalau beriman masuk surga dan kalau tidak beriman masuk neraka. Kitab-kitab islam standar memberikan dogma begitu tanpa memberikan kesempatan manusia berpikir kenapa seperti itu dan bagaimana penjelasannya.

Sedangkan hizbut tahrir menjelaskan berbeda. Hizb
ut tahrir menjelaskan ada thariqul iman. Ada proses berpikir dalam beriman agar manusia mendapatkan jawaban yang memuaskan akal dan menenangkan hati. Dengan cara seperti itu iman manusia akan kuat, masuk akal dan mereka puas dengannya. Dengan cara begitu hizbut tahrir menuntut manusia agar beriman dalam islam secara kaffah. Tidak hanya rukun iman dan rukun islam, tapi aqidah dan syariah dalam segala kehidupan manusia. Agama islam dalam pandangan mereka tidak hanya islam moderat atau religi saja tapi sampai menjadi ideologi universal, internasional dan abadi. Agama islam adalah kehidupan. Kehidupan individu, masyarakat dan negara. Agama islam mengatur hubungan manusia dengan Alloh, dirinya sendiri dan orang lain. Hubungan dengan Alloh diatur dalam aqidah dan ibadah mahdhah. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri diatur dalam akhlak dan hubungan manusia dengan orang lain diatur dalam muamalah. Semua orang tahu aqidah, ibadah mahdhah dan akhlak tapi tidak banyak orang tahu muamalah. Muamalah itu menyangkut sistem ekonomi islam, sistem sosial, pendidikan, keluarga, masyarakat sampai pemerintahan. Dengan kata lain politik islam. Agama islam itu mempunyai politik islam.

Oleh karena itu hizbut tahrir menuntut penegakkan syariah secara kaffah dan pendirian negara khilafah kepada seluruh umat islam di seluruh dunia berdasarkan perintah Alloh dalam Al-quran dan sunnah. Itu adalah kewajiban demi kelengkapan syariah, aqidah, agama dan ideologi islam. Hal itu dapat dibaca di Al-quran dan hadist. Banyak dalilnya. Siapapun yang membaca Al-quran akan memahami dalilnya. Jadi agama islam itu wajib. Aqidah dan syariahnya wajib. Syariahnya wajib lengkap. Jadi khilafah sebagai implementasi pelaksanaan syariah secara kaffah juga wajib. Saat ini jamaah yang menegakkan khilafah dengan cara yang syarI Cuma hizbut tahrir. Jadi saya wajib mengikutinya. Anda pun juga.

Ada pertanyaan?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *